Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di ibu kota Federasi Rusia, Moskow menggelar salat Id atau salat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah dan halal bihalal pada Jumat (21/4/2023) waktu setempat.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis pers KBRI Moskow, Minggu (23/4/2023), acara berlangsung di lapangan olah raga KBRI Moskow, Rusia. Gema takbir menandai perayaan Lebaran 2023 warga Indonesia di sana.
Bagi warga negara Indonesia yang hadir, Idul Fitri adalah perayaan yang paling dinanti. Selain salat Id, juga digelar halal bihalal dengan hidangan khas Lebaran di Tanah Air.
Dengan semakin melandainya pandemi COVID-19 di Rusia sejak awal 2023, KBRI Moskow dan Himpunan Persaudaraan Islam Indonesia (HPII) Moskow bisa kembali menggelar perayaan Idul Fitri secara lengkap.
Setahun sebelumnya, Idul Fitri di KBRI Moskow hanya melangsungkan salat Id berjamaah tanpa tradisi halal bihalal karena terkait protokol kesehatan.
Mayoritas pemeluk Islam di Feredasi Rusia memperingati Lebaran 2023 pada Jumat (21/4/2023), dan terdapat sekira 25 juta umat muslim di Rusia pada 2022. Mereka tersebar di Tatarstan, Adygea, Altai, Bashkortostan, Chechnya, dan Dagestan. Setelah runtuhnya Uni Soviet, muslim Rusia bisa menjalankan ibadahnya dengan lancar yang dijamin oleh undangan-undang negara Federasi Rusia.
Bertindak sebagai imam salat Id di KBRI Moskow adalah Adi Nuryanto, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow. Sedangkan khotib salat Id, Muhammad Rizinsky Rusiano, mahasiswa S2 Moscow Higher School of Economics jurusan Hubungan Internasional.
Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Jose Tavares dalam sambutannya di acara halal bihalal menyampaikan kepada para WNI yang hadir agar senantiasa menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan di Rusia.
"Dengan semangat ini akan tercipta kerukunan dan hidup harmonis yang menjadi modal dasar kita dalam hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk, termasuk dengan masyarakat Rusia. Dan kerukunan dalam kemajemukan kita ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat dan Badan Spiritual Muslim Rusia ketika kita menyelenggarakan acara Indonesian Cultural Evening yang menjadi bagian acara Tenda Ramadhan di Moskow beberapa waktu lalu," papar Dubes RI.
Baca Juga: Sehabis Berlebaran di Solo, Jokowi dan Iriana Tiba di Labuan Bajo Sabtu Malam
Dubes Jose Tavares juga mengucapkan Selamat Hari Kartini kepada para perempuan yang hadir di acara halal bihalal ini.
"Semoga cita-cita dan perjuangan Ibu Kartini dapat terus menginspirasi perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya demi menggapai kehidupan yang lebih baik," ujarnya.
Berita Terkait
-
7 Ide Kegiatan Hari Kartini 2026 di Sekolah, Seru dan Tidak Membosankan
-
Hari Kartini 21 April Libur Nasional atau Tidak? Ini Jawaban Resmi Terbaru 2026
-
7 Daftar Model Kebaya Terbaru, Cocok Dipakai di Hari Kartini 21 April
-
Viral Saf Salat Id di Alun-Alun Kudus Campur Baur, Bagaimana Hukumnya?
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total
-
Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!