Suara.com - Seorang janda berinisial YN (48), menjadi korban penipuan oleh seorang pria bernama Nur Hasanudin yang berdalih akan menikahinya. Adapun peristiwa penipuan ini terjadi di Mall Central Park, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Selasa (18/4/2023) lalu.
Adik YN, UM (30) mengatakan, peristiwa ini bermula saat YN dan Nur Hasanudin saling mengenal sejak 3 bulan lalu. UM tidak mengetahui persis awal perkenalan mereka.
Namun saat itu Nur Hasanudin berprofesi sebagai sopir sementara kakaknya, YN menjadi seorang pengasuh anak.
“Jadi dia awalnya driver nganterin orang gak lewat online kayak driver bayaran, kalau kenal dipanggil, terus kenalan akhirnya jadi deket,” kata UM, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Rabu (26/4/2023).
Setelah mengenal dan saling dekat, Nur Hasanudin yang mengaku sebagai seorang duda ini mengajak menikah YN. Pernikahan tersbut rencananya bakal digelar usai lebaran Idul Fitri, di kampung halamannya, Kebumen, Jawa Tengah.
Nur Hasanudin kemudian mengajak YN untuk mudik bareng sesaat sebelum lebaran. Lantaran, Nur Hasanudin mengaku juga berasal dari Kebumen, Jawa Tengah, sama seperti YN.
“Karena dia ngakunya orang 1 daerah, dia ngajakin pulang kampung 'bareng nanti ya' gitu,” jelas UM.
Selain itu Nur Hasanudin juga meminta YN setelah menikah nanti untuk menetap di kampung halaman, Kebumen, Jawa Tengah. Sehingga membuat YN mengangkut seluruh harta bendanya miliknya yang ada di rumah majikannya.
Sebelum meninggalkan Jakarta, YN berinisiatif untuk membeli baju untuk ijab kabul pernikahannya nanti. Mereka kemudian mampir ke Mal Central Park, yang ada di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan Jakarta Barat.
Namun setelah YN turun dari mobil, Nur Hasanudin malah pergi meninggalkannya dengan membawa seluruh harta benda milik YN.
“Perhiasan paling banyak, kalau yang lain baju-baju. Perhiasan sekitar 25 graman, dan uang THR berupa uang sekitar Rp5 juta.”
Berita Terkait
-
Viral Video Mario Dandy dan AG Ganti Pelat Rubicon Masih Berseragam Sekolah: Umur 20, Otak Kriminal!
-
Istri Sekda Riau SF Haryanto Mendadak Syari Saat Diperiksa KPK: Outfit Kriminal Kalo Udah Ketahuan
-
Lokasi Pembunuhan Korban Mbah Slamet di Banjarnegara Jadi 'Wisata Kriminal' Dadakan, Netizen: Cuma Warga +62
-
Donald Trump Ditahan di NYC, Jadi Presiden Amerika Serikat Pertama yang Tersandung Pasal Kriminal
-
Mitra dalam Perkara Kriminal, Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Bisa Lempar Batu Sembunyi Tangan Soal Free Kick
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!
-
Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi
-
Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika
-
Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan
-
Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!
-
Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK
-
11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan
-
'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!
-
Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?
-
7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan