Suara.com - Dalam sholat ada gerakan duduk di antara dua sujud. Dalam gerakan ini, kita harus membaca lafal khusus. Selain membacanya, alangkah baiknya jika kita juga memahami arti bacaan sholat duduk di antara dua sujud. Bagi yang belum tahu, artikel ini akan menjelaskannya. Silahkan simak sampai akhir ya.
Setelah sujud pertama dalam gerakan shalat, kita akan bangun dari sujud dan melakukan gerakan duduk di natara dua sujud. Gerakan ini merupakan rukun dan syarat sah shalat dan tidak boleh dilewatkan.
Sebuah hadist, al musi' shalatahu, dari Rifa'ah bin Rafi radhiallahu'anhu menyebutkan, “…kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sujud sampai anggota badannya menempati tempatnya, kemudian mengucapkan “Allahu Akbar”. Kemudian mengangkat kepalanya (bangun dari sujud) sampai ke posisi duduk“.
Pada saat dalam posisi duduk di antara dua sujud ini kita harus membaca lafal sebagai berikut;
Robbighfirlii warahmnii, wajburnii, warzuqnii, warfa’nii.
Arti dari bacaan sholat duduk di antara dua sujud di atas adalah "Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah rezeki dan tinggikanlah derajatku)”
Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Abdullah bin Abbas radhiallhu'anhuma yang menyebutkan bahwa “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika duduk di antara dua sujud pada salat malam beliau membaca:
Robbighfirlii warahmnii, wajburnii, warzuqnii, warfa’nii (artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah rezeki dan tinggikanlah derajatku)”
Bacaan di atas adalah bacaan yang pertama, ada bacaan kedua yang dishahihkan Abdullah bin Abbas dalam Shahih at Tirmidzi sebagai berikut, “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika duduk di antara dua sujud beliau membaca:
Baca Juga: Arti Bacaan Sholat dari Takbir Sampai Salam, Sekaligus Niat Shalat 5 Waktu
Allohummaghfirli warahmnii, wajburnii, wahdini, warzuqnii (artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku petunjuk, dan berilah rezeki).”
Dari dua bacaan di atas, arti bacaan sholat duduk di antara dua sujud keduanya memiliki kesamaan. Intinya adalah meminta ampunan dari Allah SWT, lalu memohon kecukupan rezeki dan senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah SWT.
Demikian itu penjelasan arti bacaan sholat duduk di antara dua sujud. Bacalah dengan khusyuk dan semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa