Suara.com - Aksi koboi jalanan kembali terjadi. Kali ini menimpa Hendra, seorang sopir taksi online yang saat itu tengah melintas di Jalan Tol sekitar wilayah Tomang, Jakarta Barat.
Dalam video yang berdar, terlihat seorang pria berbadan gemuk menyetop laju mobil Hendra.
Penyetopan itu diduga akibat terduga pelaku tidak terima laju mobilnya dipotong oleh Hendra.
Terduga pelaku mengendarai mobil sedan dengan plat dinas polisi 10011-VII, kemudian menghampiri Hendra yang masih di dalam mobil.
Sembari menenteng sebuah benda mirip pistol, terduga pelaku kemudian menghardik Hendra dengan kata makian.
"Udah motong gue gob*** an**** lu enggak ada sori-sorinya," kata terduga pelaku, dikutip dari video, Jumat (5/5/2023).
Tidak hanya memaki Hendra, terduga pelaku juga sempat melakukan dugaan penganiayaan. Terlihat beberapa kali terduga pelaku melayangkan tinju ke Hendra.
Terduga pelaku juga sempat meminta Hendra turun untuk berkelahi.
Sementara itu, rekan korban yang mengaku bernama Panjul mengklaim jika Hendra hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan terkait peristiwa yang menipanya kepada awak media, lantaran masih dalam keadaan syok.
“Lagi agak shock,” kata Panjul dalam sambungan telepon, Jumat.
Panjul kemudian juga mengaku, jika saat ini, ia bersama Hendra sedang ingin membuat Laporan Polisi (LP) atas peristiwa itu ke Polda Metro Jaya.
“Lagi siap-siap bikin LP, sudah di Polda jadinya untuk saat ini belum bisa ngasih wawancara dulu ya,” kata Panjul.
Saat ditanya lebih jauh soal peristiwa ini, Panjul mengaku tidak berani untuk gamblang.
“Kalau untuk peristiwanya lebih lanjut ke korbannya saja ya untuk masalah tkp dan posisinya seperti apa soalnya kita tidak berani untuk menjelaskannya,” katanya.
“Walaupun korban sudah menjelaskan tapi kita tidak berani karena nanti takutnya ada salah komunikasi,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Brakk! Mobil Dinas Polisi Tabrak Pemotor Di Jombang, Guru Ely Tewas
-
Siapa Oknum Anggota TNI yang Todongkan Pistol di Tol Jagorawi? Berpangkat Kapten, Tugas di Kemhan
-
Nasib Anggota TNI Gegara Arogan Todong Pistol di Tol, Kemhan Segera Pulangkan Kapten RS ke Mabes TNI
-
Klaim Siap Proses Hukum Anggota TNI Kasus Todong Pistol di Tol, Menhan Prabowo Minta Maaf
-
Beraksi Koboi Pakai Fortuner, Anggota TNI yang Ancam Orang Pakai Pistol di Tol Jagorawi Berpangkat Kapten
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru