Suara.com - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berharap penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus bisa tepat sasaran.
Ia tak ingin dana yang diberikan pemerintah digunakan untuk keperluan di luar pendidikan, seperti membeli rokok.
Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan atau Disdik DKI untuk mencabut KJP Plus bagi siswa yang kedapatan menggunakan uang KJP untuk membeli rokok.
"Saya minta ke Kepala Dinas Pendidikan kalau murid yang mendapatkan KJP itu kedapatan merokok maka KJP-nya wajib dicabut," ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Jika sudah dicabut, Heru pemberian KJP Plus dialihkan kepada siswa yang lebih membutuhkan.
"Supaya kota berikan ke anak lain, karena kemampuan Pemda kan terbatas," ucapnya.
Lebih lanjut, Heru meminta agar para guru di sekolah untuk lebih perhatian terhadap para siswanya. Tak hanya terkait dengan pembelajaran, tetapi juga kehidupan sosial hingga penggunaan KJP.
"Tugas guru di DKI, minimal mendengarkan cerita anak sambil melihat kondisi anak ini. Apalagi murid itu mendapatkan KJP, simpel kok bajunya lusuh, kan sudah ada KJP," pungkasnya.
Diketahui, besaran dana KJP Plus yang diterima siswa SD/MI sebesar Rp250.000, siswa SMP/MTs Rp300.000, Siska SMA/MA sebesar Rp420.000, siswa SMK Rp450.000 dan siswa PKBM sebesar Rp300.000.
Berita Terkait
-
Jokowi Bagi-bagi Kaos Saat Tinjau Pasar Tanah Abang, Warga: Presiden Terbaik!
-
Bantuan Penanganan Banjir dari DKI Terhenti Sejak 2015, Bima Arya Minta Tolong Heru Budi Bikin Sumur Resapan di Bogor
-
Padati Area Blok A Pasar Tanah Abang Jelang Kedatangan Jokowi, Warga: Mau Salaman Langsung
-
Temui Heru Budi Di Balai Kota DKI, Bima Arya Curhat Bogor Macet Di Mana-mana
-
Bima Arya Temui Heru Budi Di Balai Kota DKI, Bahas Akhir Masa Jabatan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi