Dalam peristiwa itu, satu kendaraan keamanan yang ikut dalam konvoi ASEAN itu diketahui rusak. Namun untungnya taka da satupun orang yang terluka dalam insiden itu.
Hal itu dibenarkan pemerintah Singapura. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Singapura menyebutkan kalau dua anggota staf kedutaan Singapura di Yangon yangikut bergabung dalam konvoi tersebut dinyatakan selamat dan telah kembali ke kota.
Dampak dari penyerangan terhadap konvoi ASEAN itu adalah semakin sulitnya kalangan pengungsi negara tersebut.
Sebab pemerintah sedang berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan negara-negara tetangga untuk meredakan situasi.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Persatuan Nasional, Nay Phone Latt mengutuk serangan terhadap konvoi ASEAN tersebut.
Menurut dia, serangan itu dilakukan oleh kelompok yang tidak menginginkan adanya bantuan yang dibawa oleh ASEAN.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Indonesia dan Vietnam Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Ruang Digital untuk ASEAN
-
Jokowi Minta Anak Muda ASEAN Jadikan Wilayahnya Pusat Pertumbuhan
-
Jokowi Buka KTT Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo
-
Laga Pamungkas Grup A Sea Games: Kamboja Terjepit, Myanmar di Atas Angin
-
Rumah Dua Tersangka Kasus TPPO 20 WNI di Bekasi Digeledah Polisi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk