Suara.com - Beredar video dengan narasi Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang melayat di kediaman mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Narasi itu dibagikan oleh akun Facebook T8pol. Akun ini membagikan video, dengan gambar yang diklaim merupakan foto Jokowi dan Ahok sedang melayat jenazah Yusuf Kalla.
Selain itu, akun ini juga menyebut bahwa kediaman Jusuf Kalla sudah diselimuti tangis histeris keluarga.
Berikut ini narasi yang dibagikan dalam foto tersebut:
“Kediaman yusup Kalla diselimuti tangis histeris keluarga, kodisi nya tak tertolong”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Presiden Jokowi dan mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok mendatangi kediaman Jusuf Kalla untuk melayat adalah tidak benar.
Faktanya, foto yang diklaim menunjukkan Jokowi dan Ahok melayat jenazah Jusuf Kalla merupakan hasil editan. Selain itu, hingga kini sama sekali tidak ada informasi maupun bukti kredibel terkait kabar kematian Jusuf Kalla.
Baca Juga: CEK FAKTA: Selalu Bikin Ulah, Jokowi Ultimatum Hancurkan Markas KKB Papua Tanpa Sisa
Adapun foto dalam video itu sebenarnya diambil dari suasana rumah duka komedian Idan Separo, yang sama sekali tidak didatangi Jokowi ataupun Ahok. Idan sendiri meninggal dunia pada Rabu, 2 September 2020 silam.
Foto asli terkait suasana duka itu salah satunya telah diunggah dalam artikel yang dibagikan insertlive.com pada 2 September 2023. Artikel yang dimaksud adalah “6 Foto Suasana Rumah Duka Idan Separo”.
Sebagai informasi, sosok Achmad Sahidan atau yang selama ini dikenal dengan nama panggung Idan Separo meninggal dunia akibat diabetes.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Jokowi dan Ahok mendatangi kediaman Jusuf Kalla untuk melayat adalah kabar hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori manipulated content atau konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Selalu Bikin Ulah, Jokowi Ultimatum Hancurkan Markas KKB Papua Tanpa Sisa
-
Singgung Pembelahan di Pilpres, Ganjar Minta Relawan Tak Lakukan Politik Identitas dan Tidak Sebar Hoaks
-
Minta Para Relawan Jokowi Dukung Dirinya di 2024, Ganjar: Yuk Kita Bikin Rampak Barisannya Makin Kompak
-
CEK FAKTA: HARI INI, Resmi Rujuk Sule Beli Mobil Seharga 20 Miliar Rupiah untuk Nathalie Holscher
-
CEK FAKTA: Rizky Billar Pastikan Keamanan Lesti Kejora dengan Bodyguard Profesional dari TNISaat Acara SCTV Music Awards 2023
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar