Suara.com - Perceraian jelas bukan menjadi keinginan semua orang yang membangun rumah tangga. Namun demikian ketika memang tidak ada lagi yang dapat diperjuangkan bersama, langkah ini menjadi opsi terakhir yang dapat diambil. Informasi terkait dokumen untuk gugat cerai dapat Anda temukan di sini.
Tentu informasi ini tidak bermaksud untuk hal yang negatif, namun sifatnya hanya sebagai pengetahuan saja.
Gugatan dapat diajukan oleh pihak suami atau istri ke Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri sesuai dengan ketentuan.
Syarat Dokumen yang Diperlukan
Mengacu pada apa yang disampaikan oleh Pengadilan Agama Depok, syarat dokumen yang harus dilengkapi untuk mengajukan gugatan perceraian adalah sebagai berikut.
- Buku nikah yang dikeluarkan oleh KUA
- KTP penggugat, baik istri atau suami
- Akta lahir anak dari Catatan Sipil
- Kartu Keluarga
- Bukti yang menunjukkan alasan perceraian
- Bukti penghasilan suami, jika akan menuntut nafkah pada suami
- Bukti tentang Harta Bersama, jika mengajukan gugatan pembagian harta bersama
Syarat berkas ini harus dipenuhi sebelum melakukan pengajuan gugatan cerai, sebab tanpa syarat dokumen yang lengkap maka gugatan tidak akan dapat diproses dengan lancar.
Gugatan ke Pengadilan Negeri
Untuk syarat berkas gugatan cerai yang diajukan ke Pengadilan Negeri, informasinya dilansir dari Pengadilan Negeri Tabanan Kelas I B. Syarat berkas yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.
- Surat gugatan dibuat rangkap 6, dengan detail 1 bermaterai dan ditandatangani, dan 5 berkas lain hanya ditandatangani saja
- Softcopy gugatan dalam bentuk CD
- Fotokopi KTP dan KK penggugat
- Bukti surat permulaan, misalnya seperti Akta Kawin
- Slip Setoran Panjar Perkara setelah melakukan pembayaran panjar perkara. Panjar biaya perkara sesuai yang ditulis dalam Surat Kuasa Untuk Membayar
Setelah persyaratan sudah dilengkapi dan gugatan didaftarkan, maka sidang perceraian bisa dilanjutkan jika kedua pihak telah sepakat menandatangani surat perceraian.
Baca Juga: Ditanya Soal Perceraian, Desta Lontarkan Pernyataan Ketus: Nggak Usah Nanya-Nanya Gue
Tentu, syarat utama gugatan ini diproses adalah harus diterima oleh pengadilan terlebih dahulu, dengan menunjukkan bukti adanya unsur penganiayaan, penelantaran, kekerasan, pertengkaran terus menerus, dan alasan lain yang dapat menjadi dasar.
Untuk durasi persidangannya sendiri akan bergantung pada kedua pihak. Upaya mediasi akan dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada sebagai langkah awal.
Namun jika memang keinginan kedua pihak sudah bulat, maka proses gugatan dilanjutkan.
Itu tadi syarat berkas atau dokumen untuk gugat cerai. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik