Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2015-2019, Agus Rahardjo maju sebagai calon anggota DPD RI pada Pemilu 2024. Agus mengaku, lebih memilih jadi calon anggota DPD dibanding calon anggota DPR karena tak ingin menjilat ludahnya sendiri.
Dia bilang pernah ceramah di suatu partai. Saat itu, dia menyampaikan pesan terkait proses pengkaderan yang harusnya mengutamakan sosok yang berintegritas.
"Pengkaderan partai harus dijaga dan dibina dengan baik. Kader partai yang potensial (dedikasi, performance, dan integritas bagus), jangan disalib oleh orang kaya, artis atau mantan pejabat," kata Agus dihubungi wartawan, Jumat (19/5/2023).
"Lah kalau saya maju kan (caleg DPR RI) seperti nge-jilat ludah saya sendiri," sambungnya.
Maju sebagai calon anggota DPD, Agus mengaku memiliki misi memperbaiki tata kelola pemerintahan, serta menguatkan nilai-nilai antikorupsi.
"Untuk bisa mencapai Indonesia yang jaya dan maju di tahun 2045. Masih banyak sekali kelemahan, kekurangan Indonesia yang perlu diperbaiki dan disempurnakan.Terutama di bidang antikorupsi dan governance," ujarnya.
Baginya setiap warga negara harus berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.
"Siapapun Orang Indonesia, wajib berkontribusi utk mewujudkan memajukan dan menyejahterakan Republik Indonesia," tegasnya.
Agus sendiri maju sebagai calon Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jawa Timur. Dia akan ikut meramaikan pesta demokrasi pemilihan umum 2024 mendatang.
Baca Juga: Cek Fakta: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Dituntut 20 Tahun Penjara?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan