Suara.com - Hari kebangkitan nasional yang diperingati tiap tanggal 20 Mei memiliki makna mendalam. Salah satu tujuannyaadalah untuk meningkatkan nilai-nilai dan semangat untuk bangkit. Makna hari kebangkitan nasional tersirat dari sejarahnya.
Tema peringatan hari kebangkitan nasional 2023 sendiri adalah "Semangat untuk Bangkit". Tujuannya untuk mengingatkan kembali masyarakat untuk menuju masa depan yang lebih baik, sebagai seorang individu, maupun sebagai bagian dari masyarakat dan warga negara.
Sebagian besar makna hari kebangkitan nasional tak bisa dilepaskan dari sejarahnya. Ringkasnya, untuk kamu yang belum tahu, sejarah hari kebangkitan nasional berkaitan dengan kelahiran organisasi Budi Utomo.
Organisasi yang didirikan pada 20 Mei 1908 ini didirikan atas gagasan Dr. Wahidin Sudirohusodo dengan tujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia. Nama organisasi yang berupa Budi Utomo, diusulkan oleh M. Soeradji.
Organisasi Budi Utomo fokus pada menggerakkan bangsa Indonesia pada masanya memperoleh pendidikan layak dan melepaskan bangsa Indonesia dari dominasi Belanda. Dapat disebut pula organisasi Budi Utomo adalah organisasi modern pertama di masa pra kemerdekaan Indonesia yang menanamkan rasa cinta kepada tanah air.
Dengan ini, persatuan dan kesatuan di seluruh Indonesia pada masanya terbentuk. Mereka kemudian berkumpul dan bersumpah atas nama Indonesia mengaku bertanah air satu, berbangsa dan berbahasa satu yaitu bahasa Indoensia, serta tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, dan budaya. Sumpah tersebut dikemudian hari dikenal dengan sumpah pemuda, yang diperingati tiap tanggal 28 Oktober.
Dari sejarah tersebut, makna hari kebangkitan nasional salah satunya adalah memompa kembali semangat pemuda Indonesia di masa kemerdekaan ini untuk mampu berkarya dengan lebih baik daripada generasi sebelumnya. Apapun keadaan yang sedang dialami sekarang, tidak menjadikan halangan sebagai penghalang untuk terus berkarya.
Cara untuk memaknai hari kebangkitan nasional bagi para pemuda di Indonesia bisa saja dengan tidak hanya melalui gerakan-gerakan di dalam suatu komunitas, tetapi sebagai individual pun, diharapkan pemuda Indonesia menjadi sosok yang bermanfaat di lingkungannya. Mampu bersemangat meraih pendidikan tinggi.
Setelah itu, memanfaatkan ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk membuka lowongan kerja bar, menambah nilai-nilai lingkungan dengan karyanya, atau bahkan berkarya di luar negeri untuk mengharumkan nama bangsa dan negara.
Baca Juga: Apakah Hari Kebangkitan Nasional Tanggal Merah? Simak Kalender Tanggal 20 Mei 2023
Makna hari kebangkitan nasional bisa kita artikan bersama sebagai bangkitnya kesadaran kita untuk mengubah lingkungan yang kurang berdaya, menjadi lebih terampil dan menjadi ahli di bidang yang dikuasainya. Misalnya jika kamu lahir di lingkungan petani, lengkapi makna hari kebangkitan nasional ini dengan memajukan sistem pertanian sekitar.
Apabila lahir di lingkungan pengrajin, kita bisa bersama-sama warga sekitar untuk menambah nilai kerajinan tangan kita, atau menciptakan sistem yang membuatnya bisa diekspor ke luar negeri. Cara-cara ini bisa membangkitkan perekonomian lokal, nasional, dan juga global.
Demikian itu makna hari kebangkitan nasional. Setiap individu bisa mengambil perannya sendiri untuk menciptakan lingkungan dan Indonesia yang lebih baik.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
20 Kata-kata Selamat Hari Kebangkitan Nasional, Cocok untuk Caption Media Sosial!
-
Apakah Hari Kebangkitan Nasional Tanggal Merah? Simak Kalender Tanggal 20 Mei 2023
-
Link Twibbon Harkitnas 2023, Pasang di Instagram, Facebook, dan WhatsApp
-
4 Makna Mendalam Kenaikan Isa Almasih bagi Umat Kristiani
-
6 Tokoh Kebangkitan Nasional dan Perannya Masing-masing
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi