Suara.com - Hari Kamis 18 Mei 2023 menjadi hari libur nasional dalam rangka Kenaikan Isa Almasih. Meski hari libur ini banyak dinikmati, tak sedikit yang sebenarnya belum mengetahui makna mendalam Kenaikan Isa Almasih dalam konteks yang sebenarnya.
Dalam kepercayaan umat kristiani, kenaikan Isa Almasih ke surga terjadi pada hari ke-40 setelah kebangkitan-Nya, yang ditandai dengan hari Paskah. Perayaan ini setingkat dengan hari raya Natal, Paskah, dan Pentakosta, dalam universalitas ketaatannya di antara orang-orang Kristen.
Lalu apa makna sebenarnya dari momen Kenaikan Isa Almasih ini?
1. Kegenapan Rencana Allah
Naiknya Isa Almasih ke surga merupakan penggenapan dari rencana Allah. Inkarnasi Isa Almasih dimulai dari kelahiran-Nya, dan diakhiri dengan kenaikan-Nya ke surga, diawali dengan turun-Nya ke Bumi, dan diakhiri dengan kembali-Nya ke surga.
Peristiwa ini menjadi bukti rencana-Nya tidak pernah gagal, dan semua yang dirancang-Nya pasti akan berhasil. Hal ini juga menjadi pembuktian bahwa Allah benar-benar memiliki kekuasaan yang mutlak.
2. Pemisah Ajaran Isa Almasih
Momen kenaikan Isa Almasih menjadi momen pemisah antara yang dilakukan-Nya secara langsung dan diajarkan secara langsung, serta apa yang dilakukan dan diajarkan-Nya lewat Roh Kudus dan para murid atau rasul-Nya.
3. Menjadi Jaminan Orang Percaya Pergi ke Surga
Baca Juga: 20 Ucapan Kenaikan Isa Almasih 2023 Penuh Harapan dan Doa Terbaik
Peristiwa naiknya Isa Almasih ini juga menjadi jaminan pada umat manusia bahwa ia akan ditempatkan di surga jika benar-benar percaya dan mengikuti ajaran-Nya. Isa Almasih telah berbicara bahwa ia akan menyediakan tempat untuk anak-anak-Nya di surga, dan Dia akan kembali lagi untuk menjemput mereka.
Satu hal yang utama, adalah benar-benar percaya dan mengikuti ajaran-Nya. Hal ini sendiri dijelaskan dalam Yohanes 14 Ayat 3, yang bunyinya:
‘Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana aku berada kamupun berada.’
4. Semangat Kebahagiaan dan Melayani
Meski secara fisik tidak lagi dapat dilihat keberadaan-Nya di tengah manusia modern, tapi Tuhan akan memberikan pertolongan lewat roh kudus yang diutus-Nya. Umat manusia tidak perlu khawatir selama menjalani hidup mereka di Bumi, sebab Isa Almasih akan menyediakan tempat di surga selama umat manusia menaati dan memegang ajaran-Nya dengan baik.
Hal ini disampaikan dalam Yohanes 14 Ayat 16, yang berbunyi:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?