Nashir minta maaf ke keluarga dan mengaku akan bertanggung jawab
Nashir sempat diamankan saat berada di daerah Pawiyatan Luhur pada Kamis (18/5/2023) malam beberapa waktu usai ABK tewas.
Adapun Nashir kini meminta maaf ke keluarga ABK termasuk Nikolaus Kodomo, Pj Gubernur Papua Pegunungan.
Nashir kala dihadirkan di konferensi pers di Mapolrestabes Semarang , Senin (22/5/2023) juga mengakui akan bertanggung jawab atas perbuatannya itu.
"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga besar korban dan orang yang bersangkutan dan saya siap bertanggung jawab atas apa yang saya perbuat," kata Nashir menggunakan pelantang suara.
Atas perbuatannya itu, Nashir disangkakan Pasal 81 ayat (1) Subsider Pasal 82 UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.
Mengaku sempat bawa ABK ke rumah sakit
Kendati menyesali perbuatannya di hadapan keluarga korban, Nashir mengaku sempat memboyong ABK ke rumah sakit untuk ditangani.
Nashir juga mengaku sempat memberikan susu dan air kelapa ke ABK namun tetap bereaksi kejang saat keracunan.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Bertema Pembunuhan yang Tayang di 2023, Ada Scream 6
Tak cukup di situ, Kombes Pol Irwan Anwar juga mengungkap Nashir mengaku sempat mengontak keluarga korban saat ditolong ke rumah sakit.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Film Bertema Pembunuhan yang Tayang di 2023, Ada Scream 6
-
CEK FAKTA: Sering Dihantui Arwah Josua, Ferdy Sambo Ketakutan Akhirnya Bongkar Motif Kematian Brigadir J
-
Pasutri Kerja Sama Tipu 60 Orang Jual Tiket Konser Coldplay Palsu, Kerugian Rp257 Juta
-
CEK FAKTA: Presiden Joko Widodo Nekat Melakukan Hal Ini Kepada SBY?
-
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berencana Pemilik Penginapan di Kebon Jeruk, Pelaku Peragakan 39 Adegan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana