Suara.com - Polres Bogor akan memeriksa dokter forensik yang melakukan visum terhadap Habib Bahar bin Smith. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami penyebab pasti luka yang sempat diklaim Habib Bahar akibat ditembak orang tidak dikenal alias OTK.
"Kami masih tunggu dari hasil pemeriksaan dokter forensik untuk menjelaskan dari visum yang ada," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Kamis (25/5/2023).
Iman mengklaim hasil daripada pemeriksaan tersebut nantinya akan disampaikan ke publik. Ia enggan menyimpulkan lebih dahulu sebelum pemeriksaan rampung dilaksanakan.
"Nanti kita lihat setelah semuanya full, hasil temuan-temuamnya seperti apa, nanti akan kami informasikan sesegera mungkin," katanya.
Habib Bahar sebelumnya melaporkan kejadian yang diklaim sebagai peristiwa penembakan ini ke Polsek Kemang pada Jumat (12/5/2023) sekitar pukul 21.45 WIB. Laporan tersebut diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/--/B/V/2023/SPKT/POLSEK KEMANG/POLRES BOGOR/POLDA JABAR.
Iman saat itu mengaku telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terkait peristiwa dugaan penembakan tersebut.
"Total 16 saksi (yang sudah diperiksa),” ungkap Iman kepada wartawan Sabtu (20/5/2023) lalu.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Jokowi Perintahkan Habib Bahar Dipenjara
-
Cek Fakta: Terbukti Beri Laporan Palsu, Habib Bahar Dijemput Paksa Siang Ini
-
Cek Fakta: Habib Bahar Tak Tertolong, 15 Saksi Bongkar Rekayasa Kasus Penembakan
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Habib Bahar Meninggal Dunia, Tangis Keluarga Semakin Pecah, Benarkah?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?