Suara.com - Selain dijuluki sebagai Kota Belimbing, Kota Depok identik dengan sederet kejadian paranormal berupa penampakan diduga babi ngepet yang membuat warga sekitar was-was.
Dahulu, sempat viral seorang warga bernama Wati yang getol menuduh tetangganya sendiri memelihara babi ngepet gegara punya penghasilan tetap namun jarang terlihat di masyarakat.
Kini, kejadian penampakan diduga babi ngepet terjadi pada Minggu (21/5/2023) dan berujung viral.
Mari simak perjalanan kasus diduga penampakan babi ngepet di Depok yang berjilid-jilid bak sebuah serial drama.
Babi Ngepet Jilid I: Sosok Wati tuduh tetangganya sendiri
Warga Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat sempat geger akan kabar burung yang beredar bahwa terjadi penampakan babi ngepet di Kota Depok.
Sontak, hadir seorang perempuan bernama Wati yang getol menuding tetangganya sendiri merupakan sosok pemilik diduga babi ngepet tersebut.
Wati beralasan bahwa tetangganya itu punya penghasilan yang mulus namun tak pernah tampak keluar rumah.
"Dari kemarin saya sudah pantau, Pak, orang ini (pakai babi ngepet). Dia sudah berumah tangga dan nganggur, tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat rumahnya, sudah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan," kata Ibu Wati dalam potongan video yang viral.
Baca Juga: Setelah Mahfud MD Telepon Kapolda, Polda Metro Jaya Ambil Alih Kasus KDRT Pasutri di Depok
Wati harus menanggung malu gegara celetukannya tersebut yang dinilai asal tuduh.
Usut punya usut, sosok babi yang dituding babi ngepet tersebut merupakan babi mungil biasa yang sengaja di lepaskan oleh seorang bernama ustaz Adam Ibrahim.
Kepala Kepolisian Resor Depok Komisaris Besar Imran dan pihaknya menetapkan Adam atas sengaja menyebarkan berita bohong.
Imran mengungkapkan bahwa Adam membeli seekor babi berbulu hitam lebat tersebut di toko online. Adam diketahui punya tujuan utama untuk menjadi terkenal usai melepaskan babi yang dituduh sebagai babi ngepet tersebut.
Babi Ngepet Jilid II: Sampai bikin polisi ancam pidanakan penyebar rekaman CCTV
Beberapa tahun setelah viral babi ngepet di Depok, kini muncul lagi isu di tempat yang sama.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, fenomena diduga penampakan babi ngepet ini sempat terekam CCTV dan viral di media sosial.
Rekaman tersebut menunjukkan seekor binatang berukuran besar yang melewati Jalan Pakarena II, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Polisi akhirnya mengatakan cukup bagi drama babi ngepet dan mengancam akan memidanakan orang yang menarasikan rekaman tersebut sebagai penampakan babi ngepet.
Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, Rabu (23/5/2023).
Yogen tak mau lagi berita bohong yang meresahkan warga Sawangan terjadi kembali, dan untuk itu sang Kasat Reskrim menegaskan akan ada ancaman pidana bagi provokator yang menyebarkan kabar penampakan babi ngepet.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Setelah Mahfud MD Telepon Kapolda, Polda Metro Jaya Ambil Alih Kasus KDRT Pasutri di Depok
-
Korban KDRT Jadi Tersangka, Polda Metro Jaya Ambil Alih Kasus Penganiayaan Suami-Istri di Depok
-
Pengemudi Mobil Dinas Polri yang Ogah Bayar Tol di Depok Ternyata Anggota Polres Jaksel
-
9 Drama Korea yang Tayang Juni 2023, Siap Baper dengan Yoona dan Lee Jun-Ho?
-
Begini Beda Kondisi Luka Putri Balqis vs Suami Akibat KDRT di Depok
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?