Suara.com - Komunitas relawan Jokowi-Prabowo atau Jokpro yang mendukung Jokowi 3 periode secara resmi membubarkan diri. Relawan Jokpro ini sebelumnya dibentuk untuk mendorong kembali Jokowi maju kembali menjadi capres berpasangan dengan Prabowo Subianto.
"Dengan berat hati, kami memutuskan menyatakan komunitas Jokpro 2024 dibubarkan beserta segala akibatnya," kata Sekjen Jokpro 2024, Timothy Ivan Triyono dalam keterangannya, Kamis (25/5/2023).
Adapun Jokpro dibubarkan lantaran melihat perkembangan politik ke belakang, yakni PDIP telah memutuskan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres).
Keputusan PDIP tersebut membuat perjuangan pihaknya untuk mengupayakan presiden 3 periode lewat amandemen UUD 1945 tak bisa dilakukan kembali.
"Kami menilai bahwa amandemen UUD RI 1945 di 2024 harus mendapatkan dukungan politik dari PDIP. Dengan pencalonan Bapak H Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PDIP maka dukungan terhadap amandemen UUD RI 1945 tidak lagi dimungkinkan," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, kendati Jokpro dibubarkan, pihaknya masih siap menyumbang pikiran dan gerakan untuk membangun Indonesia.
"Kami akan tetap menjadi bagian dari kegiatan demokrasi di Indonesia dan akan terus mencari ide atau gagasan untuk mengatasi permasalahan yang ada di Indonesia serta melakukan perbaikan perbaikan yang dibutuhkan untuk keberlangsungan pembangunan Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PDIP: Jokowi itu Kader, Arah Dukungan di Pilpres 2024 Ikut Keputusan Megawati
-
Nyanyian Projo: Nestapa Anies hingga Alasan Jokowi Ogah Gibran Cawapres Prabowo
-
Di Balik Ketidaksetujuan Jokowi tentang Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Ternyata...
-
Reaksi Elegan Pak Bas Tanggapi Anies Soal Pembangunan Jalan SBY vs Jokowi
-
Denny Siregar Senggol Prabowo Jadi Capres 2024: Gak Capek Apa Ya Nyalon?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot
-
BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat