Suara.com - Wakil Bupati Rokan Hilir, Sulaiman menjadi sorotan setelah datang ke kamar hotel seorang PNS berinisial DRS. Kejadian itu berlangsung di sebuah hotel di Pekanbaru, Riau pada Kamis (25/5/23) malam.
“Benar, ada diamankan (Wabup Sulaiman dan seorang wanita). Kami lagi operasi hunting, ketemu sama itu di dalam kamar salah satu hotel," kata Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Asep di Pekanbaru.
Sulaiman mengaku masuk ke kamar DRS adalah untuk mengantarkan obat.
“Mengantarkan obat kepada DRS, perempuan yang sedang sakit saat itu,” kata Asep.
Asep mengatakan bahwa DRS sudah memiliki suami dan Sulaiman pun sudah memiliki istri bernama Sari Eka Rahmi. DRS dan Sulaiman telah mengenal satu sama lain.
Berkenaan dengan hal tersebut, berikut ini rincian harta kekayaan Wabup Rokan Hilir Sulaiman yang digerebek ngamar bareng ASN berinisial DRS. Melansir dari laman harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Sulaiman memiliki harta kekayaan senilai Rp2.180.799.379 (Rp2,1 miliar).
Tanah dan Bangunan
Sulaiman memiliki harta berupa tanah dan bangunan dengan total nilai Rp2.170.000.000. Tanah dan bangunan itu tersebar di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dari hasil sendiri. Luas tanah tersebut mulai dari 6375 m2 hingga 15.45m2.
Alat Transportasi dan Mesin
Baca Juga: Heboh Wakil Bupati Rohil Sulaiman Ngamar Bareng PNS
Berikutnya ada pula harta kekayaan Sulaiman berupa alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp17.000.000 (Rp17 juta).
Alat transportasi tersebut yakni motor merek Honda C1C02N16M2 A/T/ tahun 2015 yang diperoleh dari hasil sendiri senilai Rp9 juta. Adapun motor lainnya yang bermerek Honda WW125EXS(B)-1N A/T/ tahun 2010 dari hasil sendiri senilai Rp8.000.000 (Rp8 juta).
Kas dan Setara Kas
Sulaiman juga memiliki harta kekayaan berupa kas dan setara kas. Besaran harta tersebut yakni Rp220.776.849 (Rp220 juta).
Sulaiman tidak memiliki harta kekayaan berupa surat berharga. Namun, Sulaiman memiliki hutang sebesar Rp286.997.470 (Rp286 juta), dengan demikian total harta kekayaannya yakni Rp2.180.799.379 (Rp2,1 miliar).
Tanggapan Istri Wabup Rokan Hilir Sulaiman dan Bupati Rokan Hilir
Berita Terkait
-
Heboh Wakil Bupati Rohil Sulaiman Ngamar Bareng PNS
-
5 Fakta Sosok Wanita yang Ngamar Bareng Wabup Rohil: PNS dan Sudah Bersuami
-
Segini Gaji Wakil Bupati Rokan Hilir yang Ngamar dengan PNS di Hotel Bintang 5
-
Prahara Wabup Rohil Sulaiman Ngamar Bareng PNS: Pamit Antar Jemaah Haji, Ini Reaksi Istri
-
IPW Kritik Polda Riau Gerebek Wabup Rohil Ngamar di Hotel: Bukan Polisi Syariah
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar