Suara.com - Menteri Sosial, Tri Rismaharini bersama Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan meninjau jalanan kegiatan operasi katarak massal di RSUD Sungai Dareh. Risma bersama Sutan Riska melihat langsung jalanan proses penyembuhan bagi penderita katarak.
Dalam kegiatan ini, ada sekitar 427 penderita katarak di Kabupaten Dharmasraya yang dilakukan operasi. Para penderita katarak yang dioperasi tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Operasi katarak gratis ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang ke-27.
"Kenapa kita melaksanakan HLUN dengan berbagai kegiatan antara lain operasi katarak. Karena sering kali para lansia ini takut mungkin, kedua tidak punya uang sehingga mereka tidak berani untuk melakukan operasi mata," tutur Risma saat memberikan sambutan di Puncak Peringatan HLUN Ke-27 di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin, (28/5/2023).
Risma mengatakan, katarak merupakan salah satu penyakit serius yang harus segera ditangani. Jika tidak segera dioperasi, penderita katarak bisa mengalami kebutaan total.
"Mereka kalau sudah terlanjur buta akan menjadi beban atau minimal membutuhkan perhatian sangat khusus dari keluarganya," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Risma, operasi katarak gratis tidak hanya dilakukan secara seremonial. Melainkan akan dilakukan secara rutin setiap bulannya.
"Jadi, bukan hanya acara seremonial, tapi kami melakukannya secara terus menerus, setiap bulan pasti melakukan operasi ini. Karena tadi, mereka kalau terlambat (ditangani) resikonya sangat besar yaitu kebutaan," kata Risma.
Adapun, guna melancarkan kegiatan ini, Kemensos menggandeng Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan dan tidak mampu untuk menjalani operasi mata.
Selain operasi katarak, Kemensos juga menyediakan layanan kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan dasar (gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat), dan donor darah.
Baca Juga: Kemensos Buka Sentra Terpadu "Kartini" di Temanggung bagi Masyarakat dan Penyandang Disabilitas
Berita Terkait
-
Sapa Lansia di Dharmasraya, Risma Diminta Jadi Mensos Seumur Hidup
-
Tagana Ulang Tahun, Mensos Risma Minta Mereka Sukarela Membantu Tanpa Pamrih
-
Mudahkan Warga Bermobilitas, Mensos Risma Resmikan Jembatan Gantung di Dharmasraya
-
Jelang HLUN 2023, Kemensos Hadirkan Taman Lansia Pertama di Dharmasraya Sumbar
-
Fakta-fakta KPK Geledah Kemensos, Risma Nonjobkan Pegawai Terlibat Korupsi Bansos
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan