Suara.com - Selain sholat lima waktu, ada beberapa sholat sunnah yang bisa menyempurnakan pahala sholat wajib. Salah satunya adalah sholat sunaah sebelum dzuhur atau qobliyah dzuhur. Berikut bacaan sholat sunnah sebelum dzuhur dari niat hingga salam.
Sholat qobliyah dzuhur dilakukan dua rakaat. Bacaannya sama seperti sholat pada umumnya. Namun, hanya berbeda di niat. Berikut urut-urutan bacaan sholat sunnah sebelum dzuhur .
1. Niat
Niat yang dibaca dalam sholat sunah qobliyah dzuhur adalah sebagai berikut: Ushalli sunnatadzh dzuhri rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'ala. Artinya: "Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum Zuhur karena Allah ta'ala.
2. Takbiratul Ihram
Setelah mengucapkan niat maka dilanjutkan dengan takbiratul ihram. Ketika hendak takbiratul ihram pastikan hati dan pikitaran benar-benar sudah kusyu' sehingga ibadah kita akan lebih fokus. Selanjutnya angkat kedua tangan dengan membaca “Allahu Akbar".
3. Membaca Doa Iftitah
Setelah takbir bacalah doa iftitah , berikut ini bacaan doa Iftitah singkat:
"Allahu akbar kabiirow wal hamdu lillaahi katsiiroo wasubhaanallaahi bukrataw wa-ashiilaa",
Baca Juga: Tata Cara dan Bacaan Sholat Maghrib Lengkap, Niat sampai Salam
Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang"
4. Membaca Surah Al-Fatihah
Membaca surah Al-Fatihah ketika sholat hukumnya wajib bagi setiap muslim. Bacalah dengan urut dan benar agar tidak hilang maknanya.
5. Membaca Surah Pendek
Setelah membaca surah Al-Fatihah, pada dua rakaat pertama bacalah salah satu surah pendek yang ada di Al-Qur'an. Seperti surah An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, At-Taubah, Al-Fiil dan lain sebagainya.
6. Rukuk dan I'tidal
"Subhaana rabbiyal ‘adhîmi wa bihamdihii,"
Artinya “Maha suci Allah yang maha agung dengan segala pujian-Nya” dinaca sebanyak 3 kali.
Usai rukuk, lanjutkan gerakan I'tidal dengan membaca:
Sami'allahuu liman hamidah.
Artinya: “ Aku mendengar orang yang memuji-Nya.”
Rabbanaaa lakal hamduu mil-ussamaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil-u maa syik-ta min syai-im ba’duu.
Artinya: “ Ya Allah Tuhan Kami, Bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.”
7. Sujud dan Duduk di Antara Dua Sujud
Setelah I'tidal kemudian lakukan sujud dengan membaca:
“Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi,”
Artinya “Mahasuci Tuhanku yang Maha tinggi dengan segala pujian-Nya” sebanyak 3 kali.
Selanjutnya, lakukan duduk di antara dua sujud dengan membaca:
“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa‘âfinii wa‘fu ‘annii,”
Artinya “Ya Tuhan, ampunilah diriku, sayangilah, perbaikilah, dan angkatlah derajat hamba, berilah hamba rizki serta ampunan sebanyak-banyaknya”.
Setelah sujud yang kedua dilanjutkan dengan bacaan yang sama untuk rakaat yang kedua. Kemudian diakhiri dengan tasyahud akhir setelah sujud yang kedua di rakaat kedua.
8. Tasyahud Akhir
Tasyahud akhir pada dasarnya sama dengan tasyahud awal, cuma dilanjutkan dengan bacaan:
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad kamaa shollaita 'ala Ibroohim wa 'ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid.
Allahumma baarik 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad kamaa baarokta 'ala Ibrohim wa 'ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid.
Artinya: Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Seperti halnya rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah keberkahan atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang telah Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji dan sangat mulia diseluruh alam.
10. Salam
Setelah membaca tasyahud akhir, langkah selanjutnya yaitu salam. Kemudian bacalah bacaan dzikir dan doa yang ingin dipanjatkan.
Seperti itulah bacaan sholat sunnah sebelum dzuhur atau qobliyah dzuhur yang perlu anda perhatikan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Tata Cara dan Bacaan Sholat Maghrib Lengkap, Niat sampai Salam
-
Bacaan Sholat Sunnah Rawatib dari Niat hingga Doa Setelahnya
-
Bacaan Sholat Tahajud 2 Rakaat Sendiri di Rumah, dari Niat hingga Salam
-
Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Isya Lengkap, Mulai Niat hingga Tahiyat
-
Bacaan Sholat Sunnah Sebelum Maghrib Lengkap Mulai dari Niat Hingga Tahiyat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!