Suara.com - Penjualan tiket Formula E 2023 pada 3 dan 4 Juni mendatang belum semuanya ludes terjual. Berdasarkan data penjualan per Selasa (30/5), baru 70 persen tiket laku dari 80 ribu tiket yang dijual untuk gelaran dua hari lintas kategori.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Bisnis PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Adi Adnyana. Artinya, sejauh ini baru terjual 56 ribu kursi dan masih ada 24 ribu tiket yang belum dibeli.
"Tiket kita 70 persen sudah sold out," ujar Adi kepada wartawan, Rabu (31/5/2023).
Meski masih tersisa puluhan ribu, Adi masih optimis pihaknya bersama panitia pelaksana bisa menjual habis seluruh tiket. Ia menyebut tingkat penjualan tiket terus meningkat mendekati hari ajang balap mobil listrik internasional itu.
"Terus setiap hari terus meningkat. Karena di Indonesia kan gitu, semakin mendekati hari H terus meningkat," ucapnya.
Lebih lanjut, Adi menyatakan saat ini persiapan balapan Formula E sudah selesai 100 persen. Ia pun berharap ajang balap mobil listrik di Ibu Kota tahun ini bisa menyuguhkan tontonan menarik bagi masyarakat.
"Tentunya kita mempersiapkan semua dengan maksimal. Begitu ya. Sekarang menuju finising. Sampai saat ini kita bisa dikatakan sudah 100 persen siap," pungkasnya.
Diketahui, Formula E Jakarta 2023 akan digelar 3 dan 4 Juni di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara. Gelaran ini merupakan tahun kedua diadakan di Jakarta setelah sebelumnya diselenggarakan di lokasi sama pada tahun 2022.
Baca Juga: Ramai-ramai Semprot Program Subsidi Mobil Listrik Jokowi, Sri Mulyani: Jangan jadi Penonton
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Wuling Bingo: Desain, Fitur, Performa, dan Harga Terjangkau Mulai Rp 120 Jutaan
-
Ketua Panpel Formula E Ananda Mikola Masih Berharap Ada Sponsor dari BUMN
-
Ramai-ramai Semprot Program Subsidi Mobil Listrik Jokowi, Sri Mulyani: Jangan jadi Penonton
-
Mirip Jimny! Berikut Spesifikasi Mobil Listrik Murah KX-Upgrade, Harganya 100 Juta OTR
-
Suzuki Ungkap Alasan Belum Hadirkan Produk Mobil Listrik di Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!