Suara.com - Mantan Pejabat Dirjen Pajak Rafael Alun Trisambodo terus menjadi sorotan lantaran harta kekayaannya yang dinilai janggal. Salah satu asetnya yang ikut disita, yakni rumah kontrakan berbentuk klaster sejumlah 21 unit di Jalan Srengseng Raya, Srengseng Jakarta Barat.
Harga sewa kontraknya pun bervariatif. Mulai dari Rp 1,8 hingga Rp 2,5 juta per bulannya. Meski sang empu bergelimangan harta, namun hal itu tidak sebanding dengan gaji penjaga rumah kontrakan tersebut.
Martinus Jon, penjaga rumah kotrakan milik Rafael, mengaku sudah bekerja sejak 2010. Mirisnya, gaji Jon sebagai penjaga kontrakan jauh dari kata layak.
Jon bahkan mengaku hanya menerima upah Rp 1,4 juta per bulan. Besara upah yang didapatnya itu pun tak pernah naik sejak 2012.
"Pertamanya Rp 900 ribu, kemudian 2012 naik lebih besar, Rp 1,4 juta," kata Jon saat ditemui di rumah kontrakan Rafael Alun, Srengseng Jakarta Barat, Rabu (31/5/2023).
Upah tersebut dimanfaatkan Jon sebaik mungkin untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, ia mengakui jika upah tersebut tak bisa membuatnya hidup secara layak meski Rafael memberikannya tempat tinggal di rumah kontrakan tersebut.
Tempat tinggal Jon sendiri berada di petakan yang tak jauh dari gerbang depan komplek perumahan tersebut. Ia tinggal tepat di samping kandang anjing peliharaan milik keluarga Rafael Alun.
"Ya gitu, makan apa adanya," kata Jon.
Pria asal NTT itu sendiri mengaku, tidak pernah memegang uang kontrakan tersebut. Biaya sewa bulanan pengontrak langsung diterima anak Rafael Alun.
"Saya cuma jaga aja," ucapnya.
Selama menjadi penjaga kompleks kontrakan, Jon jarang bertemu dengan Rafael Alun.
"Iya. Tiap bulan pasti ke sini anaknya. Satu doang yang ke sini," katanya.
Sita Aset Rafael Alun
Sebelumnya diberitakan, jika KPK telah menyita sejumlah aset milik Rafael Alun Trisambodo. Aset tersebut terdiri dari rumah, indekos hingga mobil Land Cruiser.
Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, penyitaan itu merupakan bagian penyidikan tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang menjerat Rafael.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!