Suara.com - Belakangan ini, ramai war tiket konser Coldplay yang akan berlangsung di Indonesia pada November mendatang. Harga tiket yang ditawarkan bermacam-macam, bahkan ada yang mencapai puluhan juta rupiah.
Namun mirisnya, ada yang membeli tiket konser dengan menggunakan uang berobat orang tua karena beli tiket dari calo yng sampai puluhan juta. Fenomena war tiket ini pun kemudian dibahas dalam kajian Buya. Lantas, bagaimana fenomena war tiket konser Coldplay menurut Buya Yahya?
Berikut ini akan dijelaskan fenomena war tiket konser Coldplay menurut Buya Yahya dalam kajian yang diunggah melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV pada tanggal 30 Mei 2023.
Buya Yahya mendapat sebuah pertanyaan dari salah satu jemaahnya, yakni tentang war konser Coldplay yang bakal digelar di Jakarta. Dalam kajian tersebut, Buya Yahya mendapat pertanyaan tentang hukum war beli tiket konser Coldplay.
“Bahwasanya, ada cara hidup yang kurang baik, gaya hidup yang merusak, yaitu berbelanja sesuatu tidak memakai pertimbangan, yang bisa jadi karena itu terpengaruh karena lingkungan, yang biasa hidup dengan gaya tidak baik atau bisa jadi sebuah kesombongan,” ucap Buya.
Buya Yahya juga menyampaikan budaya war tiket ini jika dilihat dari sisi yang tidak baik, ini seperti budaya tampil sok kaya, sok punya uang, padahal belum tentu itu kaya benaran.
“Kisah konser musik hanya sebuah contoh. Jadi kami melihat dari sisi yang tidak baik, yaitu budaya tampil sok kaya, padahal belum tentu kaya beneran,” tutur Buya lagi.
Buya Yahya juga menambahkan, jika Coldplay akan menggelar konser di Indonesia, itu bukan menjadi masalah. Namun yang jadi masalah yakni terkait orang-orang yang beli tiket karena ikut-ikutan, bahkan sampai memaksakan diri walaupun ekonomi tak mampu.
“Permasalahannya bukan LGBT atau grup musik itu, cara hidup, cara hidup yang ikut-ikutan, kesombongan ingin dilihat wah, gaya hidup ingin dilihat wah, ini gaya hidup yang rusak,” tutur lagi Buya Yahya.
Baca Juga: Terdeteksi di Sulsel, Polda Metro Jaya Buru Pelaku Penipuan Tiket Coldplay
Buya Yahya menerangkan agar sebaiknya kita semua jangan bersikap sombong dan jangan ikut-ikutan sok bergaya hidup mewah. Hidup dengan benar sesuai kemampuan finansial sendiri.
“Ayo kembali ke cara hidup Nabi, kami tidak melihat sisi itu tapi kami melihat cara hidup yang benar, jangan sombong, jangan ikut-ikutan. Jangan ikut gaya hidup orang-orang, tapi ukur gaya hidup kamu sendiri,” terang Buya Yahya.
Demikian ulasan mengenai fenomena war tiket konser Coldplay menurut Buya Yahya yang perlu dipahami. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba