Suara.com - Kabar duka datang dari keluarga Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani. Bambang Sukmonohadi yang merupakan ayah mertua Puan meninggal dunia pada Jumat (2/6/2023).
Hal itu dibenarkan bacapres PDIP, Ganjar Pranowo yang turut berbelasungkawa atas wafatnya mertua Puan Maharani. Simak profil mertua Puan sekaligus besan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berikut ini.
Profil Bambang Sukmonohadi
Bambang Sukmonohadi merupakan seorang pebisnis sektor properti, transportasi logistik dan pernah berkecimpung di bisnis sepak bola. Darah bisnis ini mengalir ke sang anak, Hapsoro Sukmonohadi atau akrab disapa Happy Hapsoro yang merupakan suami Puan Maharani.
Bambang dalam bisnis properti pernah membangun kondominium Blossom Residence di kawasan bekas Bandara Kemayoran, Jakarta Pusat. Lahan kawasan tersebut dikelola Sekretariat Negara.
Proyek itu dibangun dengan status lahan hak guna bangunan (HGB) dengan skema pengelolaan bagi hasil 40 persen untuk negara dan 60 persen untuk pengembang.
Bambang Sukmonohadi tercatat jadi salah satu pemegang saham awal PT Putra Sleman Sembada, perusahaan yang menaungi kesebelasan sepak bola PSS Sleman, Yogyakarta. Bambang sempat memegang 3,5 persen saham perusahaan itu walau kemudian dia jual.
Sosok besan Megawati di mata Ganjar
Bambang sempat mengeyam pendidikan di Universitas Gajah Mada (UGM) dan merupakan kakak kelas Ganjar Pranowo. Hal itu diungkap Gubernur Jawa Tengah tersebut ketika mengenang sosok Bambang. Di matanya, mendiang adalah sosok yang baik.
Baca Juga: Jadi Penglaris, Ganjar Pranowo Tampil Total saat Promosikan Produk Lokal Jawa Tengah
"Beliau kakak kelas saya meskipun agak jauh di UGM. Setiap ketemu sangat baik, sangat baik sekali," kenang Ganjar di Kota Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu (3/6/2023).
Ganjar juga mengenal baik sosok Bambang, apalagi ketika dia maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Ketika itu Ganjar mengaku mendapat dukungan dari mendiang Bambang.
Kabar Bambang meninggal dunia
Bambang Sukmonohadi meninggal dunia pada usia 79 tahun di Rumah Sakit Medistra, Jakarta pada Jumat (2/6/2023) malam. Sebelum menghembuskan napas terakir, Bambang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra.
Bambang meninggalkan seorang istri bernama Yayuk Bambang Sukmonohadi dan tiga anak yaitu Happy Hapsoro, Nurwita Sari Damayanti dan Meta Bahari Triandini.
Jenazah Bambang disemayamkan di rumah duka di jalan Sungai Sambas Kebayoran Baru Jakarta Selatan kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta pada Sabtu (3/6/2023) pukul 09.00 WIB.
Berita Terkait
-
Jadi Penglaris, Ganjar Pranowo Tampil Total saat Promosikan Produk Lokal Jawa Tengah
-
Sudah Bertemu Ganjar, PAN Masih Bicarakan Soal Capres yang Bakal Diusung
-
Menengok 'Gosip' Media Asing Bongkar Hubungan Jokowi dan Megawati Retak
-
Adu Pernyataan Megawati vs SBY Soal Chaos Jika Sistem Pemilu Diubah
-
Miliki Hubungan Dekat Dengan Erick Thohir, PAN Ingin Pasangkan Dengan Ganjar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional