Suara.com - Hukum khutbah Jumat adalah wajib, sementara hukum khutbah Idul Adha adalah sunnah. Nah seperti apa contoh khutbah jumat menjelang Idul Adha 2023?
Jika Anda memiliki kesempatan memimpin khutbah jumat menjelang Idul Adha, cobalah dengan teks berikut! Simak contoh khutbah jumat menjelang Idul Adha 2023 yang disusun Suara.com.
Contoh khutbah Jumat menjelang Idul Adha
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, utusan Allah yang penuh dengan rahmat bagi seluruh alam.
Hari ini, kita berkumpul di hadapan Allah SWT dengan hati yang penuh syukur dan sukacita karena sebentar lagi akan merayakan Idul Adha. Salah satu momen yang sangat berharga dalam agama Islam. Idul Adha adalah saat yang istimewa, di mana umat Muslim di seluruh dunia berkumpul untuk menyaksikan dan menghayati peristiwa penting dalam sejarah agama kita.
Di tengah euforia dan kebahagiaan kita, marilah kita perhatikan satu ayat yang menjelaskan keutamaan Idul Adha. Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Al-Hajj, ayat 37, yang berbunyi:
"Lain bukan binatang-binatang kurban itu akan mencapai kepada Allah, dan bukan pula darahnya, tetapi yang mencapai kepada Allah adalah ketakwaanmu."
Baca Juga: Mengenal 2 Jenis Unta yang Lazim Digunakan Sebagai Hewan Kurban
Ayat ini mengingatkan kita akan makna yang sebenarnya dari perayaan Idul Adha. Keutamaan Idul Adha bukanlah terletak pada jumlah binatang kurban yang kita sembelih atau darah yang mengalir, tetapi lebih kepada ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT.
Idul Adha mengajarkan kita tentang kesediaan Nabi Ibrahim AS untuk mengorbankan anaknya, Ismail AS, sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada Allah SWT. Namun, ketika Allah SWT melihat keikhlasan hati Nabi Ibrahim, Dia menggantikan Ismail dengan seekor domba sebagai pengorbanan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga harus memahami bahwa Idul Adha adalah saat untuk mengorbankan apa yang paling berharga bagi kita, yaitu nafsu dan keserakahan kita. Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan ketulusan dalam beribadah kepada Allah SWT, mengorbankan yang kita cintai, seperti waktu, harta, dan kemampuan kita, demi meningkatkan hubungan kita dengan-Nya.
Selain itu, Idul Adha juga mengajarkan kita tentang kepedulian sosial. Sebagian dari harta yang kita peroleh harus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, untuk meringankan beban mereka. Kita belajar untuk berbagi dan merasakan kebahagiaan bersama dengan sesama umat manusia, terutama mereka yang kurang beruntung.
Dalam mengejawantahkan makna Idul Adha, marilah kita selalu berusaha menjadi hamba yang lebih taat, lebih penyayang, dan lebih bijaksana. Mari kita menjaga ketakwaan dan ketulusan hati kita dalam beribadah kepada Allah SWT.
Mari kita perkuat hubungan kita dengan sesama manusia melalui sikap empati dan kepedulian. Dan marilah kita merayakan Idul Adha dengan hati penuh suka cita.
Berita Terkait
-
Bolehkah Kurban Sebelum Aqiqah? Ini Hukum dalam Islam dan Pendapat Ulama
-
Resep Sate Kambing Empuk Saat Idul Adha, Lengkap dengan Sambal Kecap
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni dan Puasa Idul Adha 2023 Versi Pemerintah
-
Umur Kambing untuk Kurban Idul Adha yang Sah Sesuai Syariat Islam
-
Rawon Khas Jawa Timur Cocok Jadi Hidangan Hari Raya Idul Adha, Kuahnya Kental Gurih dan Wangi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
Terkini
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan