Suara.com - Dua orang pemuda asal Tambora yang berinisial ZF (20) dan AR (19) dari kelompok full senyum diringkus polisi pada Minggu (11/6/2023).
Mereka diciduk lantaran ingin melakukan aksi tawuran dengan kelompok remaja dari Taman Sari. Dari tangan pelaku, petugas menyita sembilan buah senjata tajam.
"Pada penangkapan itu, ditemukan sembilan bilah senjata tajam berupa tiga buah pedang dan enam celurit," kata Kapolek Tambora, Kompol Putra Pratama, saat dikonfirmasi, Senin (12/6/2023).
Putra menuturkan, mulanya pihaknya mendapat laporan tentang adanya sekelompok remaja yang sedang kumpul-kumpul di wilayah Tanah Sereal, Tambora.
Saat melakukan penangkapan ternyata kelompok full senyum ini sedang berpesta ganja sebelum melakukan aksi tawuran.
Berdasar hasil tes urine, kedua pelaku dinyatakan positif mengandung narkoba jenis ganja.
“Berdasarkan keterangan para pelaku, setiap akan tawuran kelompok ini akan menggunakan ganja yang mereka beli di daerah Kelurahan Kota Bambu Selatan,” katanya.
Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku mengikuti tawuran hanya untuk iseng-iseng.
"Mereka terpengaruh narkoba jenis ganja dan pengagguran sehingga motif mereka untuk tawuran hanya karena iseng belaka," kata Putra.
Baca Juga: Edarkan Sabu dalam Kotak Rokok, MSA Diciduk Polisi
Dalam kasus ini, kedua pemuda itu dijerat pasal berlapis yakni Pasal 2 (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan Pasal 127 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Berita Terkait
-
Edarkan Sabu dalam Kotak Rokok, MSA Diciduk Polisi
-
Polisi RW Ciduk Pelajar SMP yang Konvoi Motor Sambil Nenteng Pedang dan Celurit di Tambora
-
Sejumlah Rumah Di Tambora Ludes Terbakar, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
-
Profil PSHT: Organisasi Silat yang Terlibat Tawuran di Tamsis Jogja
-
6 Fakta Tawuran Antarkelompok di Jogja, Warga Was-was
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!