Suara.com - Nama organisasi PSHT tentu tidak lagi asing di telinga Anda. Persaudaraan Setia Hati Terate kembali menjadi sorotan usai terjadinya aksi bentrok di Jalan Tamansiswa, Kemanten Umbulharjo, Yogyakarta. Sekilas mengenai profil PSHT Jogja bisa Anda cermati di artikel ini.
Secara organisasional, PSHT sendiri merupakan bagian dari Ikatan Pencak Silat Seluruh indonesia atau IPSI. Telah berdiri sejak tahun 1922, berikut penjelasan mengenai profil terkait dengan organisasi yang cukup terkenal ini.
Profil PSHT Jogja
Berdiri sejak tahun 1922, organisasi ini diinisiasi oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo, yang merupakan murid dari Ki Ageng Surodiwiryo. Yang belakangan disebut adalah pendiri Persaudaraan Setia Hati di Winongo, Madiun.
Perguruan pencak silat ini memiliki lebih dari 7 juta anggota, dan tersebar di 236 kabupaten dan kota di seluruh indonesia. Anggota dari PSHT kemudian disebut dengan ‘warga’, sehingga cukup mudah dikenali ketika organisasi ini melakukan aktivitas di sebuah daerah.
Anggota dari PSHT kemudian diajarkan ilmu bela diri, serta kerohanian atau budi luhur. Dilansir dari situs resmi PSHT, setidaknya terdapat tiga ajaran yang berkaitan dengan hati, serta hubungan kepada sesama manusia dan Tuhan.
Ketiga ajaran tersebut adalah sebagai berikut:
1. Ajaran Setia Hati
Ajaran ini terkait dengan upaya mendekatkan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam semesta.
Baca Juga: Insiden Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, PSHT dan Brajamusti Minta Maaf
2. Ajaran Budi Luhur
Ajaran ini diarahkan untuk mengembangkan perpaduan kekuatan pikiran, perasaan, dan tekad setiap siswa maupun warga agar mampu memberikan manfaat yang lebih baik lagi keluarga dan masyarakat dari keluhuran budi pekertinya.
3. Gerakan Budi Luhur
Pada ajaran ini, PSHT terus berupaya ikut ‘memayu hayuning bawono’ dalam upaya mewujudkan masyarakat nyaman, adil, makmur, dan sejahtera lahir batin.
Kontroversi yang Dibuat
PSHT terlibat tawuran dengan kelompok suporter PSIM, Brajamusti di Jalan Tamansiswa, Yogyakarta pada Minggu (4/6/2023) malam. Insiden tersebut membuat kawasan ramai wisatawan itu mencekam.
Berita Terkait
-
Tawuran Pecah di Jalan Tamansiswa, Pedagang Pentol Santai Layani Pembeli jadi Sorotan
-
6 Fakta Tawuran Antarkelompok di Jogja, Warga Was-was
-
Tawuran Antarkelompok, Koleksi Bersejarah Museum Tamansiswa Dirusak Massa
-
Insiden Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, PSHT dan Brajamusti Minta Maaf
-
Buntut Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, 352 Orang dari Luar Jogja dan sekitarnya Diamankan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN