Suara.com - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2023, umat Islam dapat mempersiapkan diri menyambut hari istimewa tersebut. Salah satunya dengan menyiapkan materi ceramah khutbah Jumat menjelang Idul Adha.
Ceramah menjelang Idul Adha bisa disampaikan pada saat khutbah sholat Jumat. Tak perlu bingung menyiapkan teks ceramah, berikut ini kami berikan referensi ceramah khutbah Jumat untuk disampaikan kepada umat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha 2023.
Ceramah Khutbah Jumat Menjelang Idul Adha
Berikut contoh teks ceramah khutbah Jumat menjelang Idul Adha dengan tema bersyukur dengan kurban, seperti yang dilansir dari laman Nu Online.
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Jamaah hadirin sholat Jumat yang dirahmati Allah SWT.
Sudah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk senantiasa memupuk rasa iman dan takwa kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, marilah kita meningkatkan takwa kepada Allah dengan berjuang sekuat tenaga mematuhi segala perintah dan menjauhi larangan-Nya.
Jama'ah sholat Jumat yang berbahagia,
Di umur dunia yang sudah semakin tua ini, kita tentu merasakan banyak manusia yang lenih mementingkan kuantitas dari pada kualitas harta mereka. Manusia di era modern ini banyak yang lebih mementingkan jumlah harta yang dimiliki dibanding dengan keberkahan harta itu sendiri.
Baca Juga: 4 Tradisi Unik Perayaan Idul Adha di Indonesia, dari Aceh Hingga Semarang
Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa hidup dan juha rezeki adalah matematika yaiti satu tambah satu sama dengan dua. Padahal rezeki yang didapat dalam kehidupan ini tidak bisa dihitung dengan rumus matematika. Di dalam hidup 1+1 memang 2. Namun, bisa juga 1+1=11 atau 1+1 bisa jadi 0.
Karena masing-masing dari rezeki manusia dan seluruh makhluk di dunia sudah ditentukan oleh Allah SWT. Sehingga rezeki tidak akan tertukar atau salah alamat karena Allah SWT telah membagi-bagi rezeki terhadap orang-orang yang dikehendaki. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya:
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56).
Di antara wujud bersyukur yaitu dengan cara bersedekah dan berbagai rezeki kepada orang lain. Namun, jangan sampai kita berpikir bahwasanya dengan memberikan sebagian rezeki kepada orang lain, harta kita akan berkurang. Tidak, sama sekali.
Justru malah sebaliknya, saat kita ikhlas memberi, pada hakikatnya kita juga menerima. Dengan memberi, apa yang kita miliki pun akan semakin menambah berkah dan semakin mendekatkan diri kepada yang memberi rezeki yaitu Allah SWT.
Di bulan Dzulhijjah seperti saat ini, wujud syukur dan pendekatan diri kepada Allah SWT melalui berbagi rezeki bisa diwujudkan dalam ibadah kurban. Karena dengan berkurban bisa benar-benar sangat besar manfaatnya bagi orang yang menerima. Bagi yang sulit ketika mencari kebutuhan pangan, maka kurban bisa menjadi solusi untuk meringankan kebutuhan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita