Suara.com - Politikus Indonesia Syahrul Yasin Limpo menarik perhatian masyarakat luas. Karier Politik Syahrul Yasin Limpo dimulai dari menjadi kepala desa dan bergabung dengan Partai Golkar.
Syahrul Yasin Limpo sudah menjadi Menteri Pertanian pada Kabinet Maju Joko Widodo sejak 23 Oktober 2019. Memulai karir di pemerintahan sebagai kepala desa. Setelah itu, ia menapaki karier sebagai bupati, kepala dinas, wakil gubernur, dan menjadi gubernur Sulawesi Selatan.
Sebelum menjadi kepala desa (lurah), Syahrul Yasin Limpo adalah seorang PNS di Kabupaten Gowa pada 1980. Sosok yang lulus dari Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin di Makassar tahun 1983 dan mendapatkan gelar magister hukum dari universitas yang sama tahun 1994 ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Wilayah Sulawesi Selatan pada 1993 sampai 1998.
Kemudian, Yasin menjadi ketua DPD I Sulawesi Selatan dari tahun 2009 sampai 2008. Yasin menjadi Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode. Jabatannya berakhir pada tahun 2018.
Pada tahun yang sama, Syahrul Yasin Limpo juga berhenti menjadi anggota Partai Golkar. Syahrul Yasin Limpo berpindah ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Pada awal karir bersama Partai Nasdem, Syahrul Yasin Limpo menjadi Ketua DPP Periode 2018 sampai 2023.
Kemudian di tahun 2019, Syahrul Yasin Limpo diangkat menjadi Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju. Masa jabatannya dari periode tahun 2019 sampai tahun 2024. Belakangan, karir politik Syahrul Yasin Limpo sedang terancam karena disebut terlibuat dalam kasus dugaan korupsi.
Syahrul Yasin Limpo sudah ditetapkan sebagai calon tersangka dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa menerima hadiah dan menjanjikan sesuatu di lingkungan Kementerian pertanian.
Sosok yang juga sempat menjadi Kepala Seksi Tata Kota tahun 1982 ini akan mengikuti proses hukum yang berlaku. KPK juga menetapkan dua bawahan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka.
Dua orang tersebut adalah Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta.
Baca Juga: Punya Alasan Kuat, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Tidak Jadi Diperiksa KPK, Kok Bisa?
Syahrul dipanggil untuk pemeriksaan penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. Namun, tidak dapat memenuhi permintaan klarifikasi karena dia harus menghadiri Pertemuan Menteri Pertanian G20 di India. Syahrul meminta pemeriksaan atas dirinya ditunda sampai 27 Juni 2023.
Demikian itu informasi karir politik Syahril Yasin Limpo yang saat ini tengah ditengarai melakukan penyalahgunaan tanggung jawab, suap-menyuap, dan gratifikasi.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
-
Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Mentan Syahrul Yasin Limpo 19 Juni 2023, KPK: Rugi Jika Tak Hadir
-
Anggap Pemanggilan Mentan Syahrul Yasin Limpo oleh KPK Peristiwa Biasa, DPP NasDem: Semua Warga Negara Juga Bisa
-
CEK FAKTA: Menteri SYL Akui Semua Dana Korupsi untuk Partai Nasdem, Benarkah?
-
Punya Alasan Kuat, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Tidak Jadi Diperiksa KPK, Kok Bisa?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
Terkini
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
-
Israel Serang Iran, Bom Meledak di Teheran!
-
Pramono Anung Usul Haul Ulama Betawi Jadi Agenda Rutin HUT Jakarta
-
PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H