"The Eras Tour-nya Mba Taylor Swift mampir ke Jepang 4 hari, Australia 5 hari, Singapore 3 hari. Indonesia? Dilewatin asap private jet-nya saja sudah," tulis seorang warganet di Twitter.
"Para Swifties Indonesia kecewa karena pasalnya jumlah penggemar Taylor Swift di Indonesia termasuk paling banyak di dunia," tulis yang lainnya.
"Saya tidak mengerti mengapa promotor Taylor begitu egois terhadap negara lain di Asia. Jakarta khususnya memiliki pendengar bulanan tertinggi saat ini di kota mana pun di dunia untuk Taylor Swift. Belum lagi beberapa kota di Filipina, Indonesia & India. Pertimbangkan kembali untuk penggemar Anda," komentar salah satu warganet.
Sejumlah warganet yang berasal dari Filipina dan Malaysia juga merasa kecewa dengan The Eras Tour yang tidak dijadwalkan di kedua negara tersebut.
Salah satu dari mereka berharap agar Taylor Swift bisa mempertimbangkan pengadaan konser di Filipina, karena jumlah penggemar di sana disebut yang terbesar di Asia Tenggara.
"Mengapa tidak ada Filipina ketika kita memiliki jumlah Swiftie terbesar di Asia Tenggara? Saya harap Anda dapat mempertimbangkan untuk kembali datang ke sini. Taylor, tolong wujudkan. Pertimbangkan untuk menambahkan konser ke Philippine Arena di Filipina," komentar warganet.
"Menangis sebagai orang Malaysia," ungkap lainnya.
Konser Menjadi Ladang Memperluas Portofolio Singapura
Melansir dari Today Online, The Singapore Sports Hub dalam siaran pers pada Rabu (21/6/2023), mengatakan bahwa konser Taylor Swift itu akan menjadi hal penting bagi Singapura.
Baca Juga: Indonesia Gak Masuk List, Konser Taylor Swift Digelar di Singapura, Netizen Kecewa
Sebab, lanjut mereka, Manajemen Olahraga Kallang Alive tengah memperluas portofolio acara-acara dunia yang meliputi Singapura sebagai tujuan utamanya.
Menteri Komunitas, Budaya, dan Pemuda Singapura, Edwin Tong, menuturkan bahwa sejak pemerintah memegang kendali Singapore Sports Hub pada Desember 2022, kurasi portofolio acara-acara kelas dunia di sana aktif dilakukan.
Band asal Inggris, Coldplay juga mengumumkan akan konser di Singapura selama enam hari pada 2024 mendatang.
Lagu yang akan Dibawakan saat Eras Tour
Taylor Swift resmi memulai The Eras Tour pada Jumat (17/3/2023) di State Farm Stadium Glendale, Arizona, Amerika Serikat. Ia kala itu menyanyikan 44 lagu yang terbagi menjadi 10 konsep selama 3 jam 12 menit tanpa jeda. Adapun berikut daftar lagu yang mewakili 10 full album miliknya dan kemungkinan akan ia bawakan juga saat di Singapura.
- Lover (2019)
Miss Americana & the Heartbreak Prince
Cruel Summer
The Man
You Need to Calm Down
Lover
The Archer - Fearless (2008)
Fearless
You Belong with Me
Love Story - Red (2012)
22
We Are Never Ever Getting Back Together
I Knew You Were Trouble
All Too Well - Folklore (2020)
Seven / Invisible String
Betty
The Last Great American Dynasty
August
Illicit Affairs
My Tears Ricochet
Cardigan - 1989 (2014)
Style
Blank Space
Shake It Off
Wildest Dreams
Bad Blood - Taylor Swift (2006)
Tim McGraw - Midnights (2022)
Lavender Haze
Anti-Hero
Midnight Rain
Vigilante Shit
Bejeweled
Mastermind
Karma
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Indonesia Gak Masuk List, Konser Taylor Swift Digelar di Singapura, Netizen Kecewa
-
Virgoun Disindir Fans Saat Konser, Bawa Selebaran Dukung Anak Inara Rusli: Kasihan Starla
-
Wakil ASEAN Babak Belur di Piala Asia U-17: Malaysia dan Laos Tersingkir, Vietnam di Ujung Tanduk
-
Swifties Bersiap, Taylor Swift Umumkan Jadwal Konser Dunianya
-
Berikut 3 Negara ASEAN yang Tak Menang di FIFA Matchday Juni 2023: Indonesia, Singapura dan Kamboja
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global