Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar acara puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (24/6/2023). Terlihat kader partai banteng sudah mulai menyemut memerahkan area GBK.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi sejak pukul 08.00 WIB, tampak para kader sudah mulai berbondong-bondong memadati kawasan GBK.
Mereka datang merapat dengan berbagai macam transportasi dan datang dari berbagai daerah.
Terlihat mereka datang dengan berbagai macam atribut dari mulai kaus hingga kemeja khas PDIP merah dengan lambang banteng moncong putih.
Para kader tampak masih memadati area luar GBK, sebagian lagi mulai diperkenankan masuk ke dalam stadion.
Sementara untuk situasi di luar stadion, PDIP menyiapkan sejumlah booth-booth usaha mikro kecil menengah atau UMKM yang menjajakan berbagai macam produk.
Bahkan diantara UMKM itu diberikan PDIP kepada para kader secara cuma-cuma atau gratis.
Rangkaian acara sendiri akan dimulai pukul 10.00 WIB. Nantinya akan ditampilkan berbagai macam pertunjukan seperti salah satunya Tari Kecak yang dilakukan 3 ribu penari wanita.
Kemudian nanti acara puncak akan diisi oleh pidato Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, kemudian pidato dari Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dan juga arahan dari putri Megawati, yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Untuk diketahui, melalui puncak peringatan Bulan Bung Karno di Gelora Bung Karno (GBK), PDI Perjuangan (PDIP) ingin menggelar konsolidasi akbar yang rapi dan berdisiplin. Agenda ini dikategorikan yang terbesar kedua setelah tahun 1999 di tempat yang sama.
"Perlu diingat bahwa acara di Gelora Bung Karno ini merupakan acara yang terbesar kedua setelah pada tanggal 14 Februari 1999 dalam puncak konsolidasi ketika memperkenalkan logo PDIP banteng bulat bersatu. Maka pada puncak peringatan Bulan Bung Karno semua harus mampu menunjukan ketertiban sebagai satu rampak barisan," kata Hasto menjelaskan persiapan Bulan Bung Karno di Jakarta, Rabu (21/6/2023).
Hasto menjelaskan dalam Bulan Bung Karno tahun 2023 ini mempunyai tema besar Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya. Karenanya, menyangkut pagelaran akbar ini, Megawati menitipkan dua pesan khusus yang harus diperhatikan kader PDIP.
"Yang pertama kader PDI Perjuangan menjaga kedisiplinan. Yang kedua Partai memelopori waste management sehingga menjaga kebersihan selama acara merupakan hal yang penting,” sebut Hasto.
Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Bung Karno, Rano Karno menambahkan acara 24 Juni memang konsolidasi yang sangat besar. Diprediksi akan dihadiri hampir melebihi 100 ribu orang sementara kapasitas GBK yang tercatat 78 ribu.
"Jadi sangat luar biasa kegiatan ini akan dihadiri seluruh peserta dari seluruh Indonesia yang diasumsikan mencapai 100 ribu orang," sebut Rano.
Berita Terkait
-
Ribuan Kader PDIP Konvoi Motor ke Arena Puncak Peringatan Bulan Bung Karno 2023 di GBK
-
Kader PDIP Serbu Booth UMKM di Acara Puncak Bulan Bung Karno 2023 di GBK
-
Libatkan Ribuan Orang, PDIP Terapkan Waste Management System dalam Puncak BBK 2023
-
Puncak Perayaan Bulan Bung Karno di GBK, Polisi Siapkan Rekyasa Lalu Lintas Hingga Kantong Parkir untuk 2.000 Bus
-
Sekjen PDIP Sebut Tim Pemenangan Pilpres Dibentuk Setelah Ada Pendamping Ganjar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program
-
Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN
-
Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah
-
Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar
-
Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini
-
Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja