Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berkurban sebanyak 38 ekor sapi dari berbagai ras pada perayaan Idul Adha mendatang. Sapi-sapi tersebut disebar ke seluruh provinsi yang ada di Indonesia yang saat ini berjumlah 38 provinsi.
Sapi-sapi tersebut mempunyai berat antara 900 kilogram sampai dengan 1,2 ton. Adapun beberapa ras sapi yang akan dikurbankan tersebut antara lain Simental, Limousin Angus, Limousin Angus Brahman, dan Peranakan Ongole.
Sebanyak 38 ekor sapi tersebut akan dikirim ke seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Terkait dengan pengiriman, akan dibicarakan dengan gubernur masing-masing. Sapi-sapi tersebut akan dikirim ke masjid yang telah diusulkan oleh gubernur setempat.
Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, Presiden Jokowi akan mengurbankan sapi simental yang akan disembelih di Masjid Istiqlal. Berat dari sapi tersebut mencapai 1,2 ton atau 1.200 kilogram.
Sapi-sapi kurban Presiden Jokowi sebelumnya sudah menjalani pengecekan kesehatan oleh tim pemerintah. Istana sendiri nantinya akan memantau secara langsung kesehatan sapi sampai hari penyembelihan saat perayaan Idul Adha nanti.
Pesan 3 Sapi Kurban dari Cianjur
Presiden Jokowi membeli tiga ekor sapi milik peternak asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ketiga ekor sapi tersebut berjenis Simental dengan bobot masing-masing mencapai satu ton lebih.
Sapi-sapi tersebut dipilih setelah melewati seleksi ketat dari tim Sekretariat Negara dengan didampingi oleh tim kesehatan hewan Dinas Peternakan Kabupaten Cianjur.
Peternak sapi, Siti Imas Nur Ulfah yang berlokasi di Kampung Sumbertani, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur tersebut menyebut bahwa ketiga ekor sapi pesanan Presiden Jokowi rencananya akan dibawa ke Istana Negara pada H-1 Idul Adha.
Baca Juga: Sembelih Hewan Qurban yang benar Harus Memutus Tiga Saluran Sekaligus Pakai Rumus 1,3,5
Siti menjelaskan ada perlakuan khusus terhadap ketiga ekor sapi tersebut. Tak hanya dilakukan vaksinasi, sapi pesanan RI 1 di Indonesia tersebut juga diberi asupan vitamin dan juga obat cacing.
Dua Tahun Berturut-turut Beli Sapi di Cianjur
Siti juga mengungkapkan, pesanan sapi dari Presiden Jokowi ini bukanlah yang pertama kalinya ia terima. Ia menyebut satu tahun yang lalu Presiden Jokowi juga memesan sapi di peternakan miliknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto memastikan sapi yang dipesan oleh Presiden Jokowi dalam keadaan sehat dan tidak pernah terpapar penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dan juga penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Hukum Kurban Diniatkan untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia, Begini Penjelasannya Menurut Abu Al-Hasan Al-Abbadi
-
Sembelih Hewan Qurban yang benar Harus Memutus Tiga Saluran Sekaligus Pakai Rumus 1,3,5
-
Rocky Gerung Jabarkan Tafsir Mimpi SBY: Dia Sebenarnya Sedang Gelisah!
-
Kala Jokowi Titipkan Ganjar ke Seluruh Kader PDIP untuk Menang Pilpres 2024
-
Ganjar Bacakan Dedication of Life Bung Karno Seperti Jokowi, Seperti Apa Isinya?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas