Suara.com - Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis hasil survei soal elektabilitas tiga bakal calon presiden (capres) yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Hasilnya, elektabilitas Prabowo lebih unggul dari Ganjar maupun Anies.
Dari hasil survei menunjukkan sebanyak 40,3 persen responden memilih Prabowo. Sebanyak 32,6 persen responden memilih Ganjar.
Sementara Anies dipilih oleh 20,7 persen responden dan 6,4 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
"Data ini semakin menegaskan bahwa keunggulan Prabowo atas para kompetitornya adalah suatu realitas mengingat dalam format pertanyaan apapun (terbuka atau tertutup) Prabowo selalu leading atas lawan-lawannya," kata peneliti senior LSJ, Fetra Ardianto dalam paparannya pada Senin (3/7/2023).
Dalam survei yang sama, LSJ juga mencoba mencari tahu pilihan responden soal sosok calon wakil presiden (cawapres) yang pantas mendampingi Prabowo. Hasilnya, sebanyak 19,5 persen responden memilih Erick Thohir untuk menemani Prabowo sebagai cawapres.
Di posisi kedua ada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang dipilih oleh 14,3 persen.
Menurut Fetra, Erick Thohir dianggap cocok mendampingi Prabowo sebagai cawapres mengingat keduanya bisa mempresentasikan kombinasi ideal capres-cawapres untuk Indonesia masa depan.
"Yakni representasi Jawa-non Jawa, militer-sipil, dan tua-muda," ujarnya.
Survei dilakukan pada 20 hingga 29 Juni 2023 di 34 provinsi. Sebanyak 1.200 responden terlibat pada pengambilan survei.
Baca Juga: CEK FAKTA: Mahfud MD Berhasil Gagalkan Anies Nyapres
Batas kesalahan atau margin of error kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Berita Terkait
-
Survei Pilpres 2024: Mayoritas Responden Yakin Jokowi Endorse Prabowo
-
Duel Srikandi NU Yenny Wahid vs Khofifah, Siapa yang Cocok Jadi Cawapres Anies?
-
CEK FAKTA: Bawaslu Diskualifikasi Ganjar Pranowo dari Bursa Capres
-
Survei LSJ: Mayoritas ASN dan Emak-emak Pilih Prabowo Jadi Presiden 2024
-
CEK FAKTA: Mahfud MD Berhasil Gagalkan Anies Nyapres
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!