Suara.com - Threads adalah aplikasi keluaran Meta sama halnya dengan Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Aplikasi Threads ini digadang-gadang akan menjadi pesaing kuat sosial media Twitter.
Threads adalah sebuah aplikasi media sosial dengan layanan percakapan berbasis teks, di mana Threads juga bisa dipahami sebagai aplikasi microblogging (berbagi konten berisi teks singkat). Di Meta, Threads ini telah dikembangkan langsung oleh tim Instagram.
Layanan di aplikasi Threads terhubung dengan Instagram, di mana untuk mengakses Threads, pengguna diwajibkan login menggunakan akun Instagram. Kemudian pada saat awal login, pengguna bisa mengimpor langsung profil Instagram ke Threads. Setelah itu, pengguna diberikan pilihan untuk mengikuti pengguna lain yang sebelumnya telah diikutinya pada akun Instagram. Jika pengguna lain itu telah menggunakan Threads, maka pengguna akan secara otomatis mengikutinya saat telah klik tombol “Follow”.
Kira-kira, seperti apa perbandingan Threads dan Twitter?
Perbandingan Threads dan Twitter
Sama halnya dengan Twitter, pengguna Threads juga bisa berbagi unggahan berupa teks. Hanya saja bedanya, unggahan teks bagi pengguna Threads dibatasi maksimal 500 karakter. Sementara itu, pengguna Twitter yang belum diverifikasi dibatasi maksimal 280 karakter saja dan pengguna Twitter baru bisa mengunggah teks dengan maksimal karakter sebanyak 25.000 jika sudah memverifikasi akunnya. Pengguna perlu membayar Rp120.000 per bulan untuk memverifikasi akun Twitter miliknya.
Threads mengharuskan pengguna untuk memiliki akun Instagram, di mana pada saat membuat profil, aplikasi akan memberikan opsi untuk mengimpor informasi dari profil Instagram pengguna. Sebagai pengguna, Anda juga akan memiliki nama akun Threads yang sama dengan username Instagram. Sedangkan untuk bergabung dengan Twitter, pengguna tidak perlu mempunyai akun media sosial lainnya.
Perbandingan Threads dan Twitter lainnya adalah soal durasi video yang bisa diunggah. Di Threads, baik pengguna yang verified maupun tidak, semuanya dapat mengunggah video berdurasi hingga lima menit. Sementara di Twitter, pengguna yang tidak memiliki lencana biru hanya bisa mengunggah video berdurasi dua menit 20 detik.
Sementara itu di beranda, pengguna Twitter dapat melihat apa yang sedang tren dan topik apa yang sekiranya pengguna nikmati. Namun untuk saat ini, satu-satunya cara untuk menjelajahi apa yang ada di Thread adalah dengan cara scrolling di beranda. Threads bisa membagikan foto, video, teks, dan link, namun tidak bisa membagikan GIF (gambar bergerak), sedangkan Twitter sudah mendukung format GIF sejak lama.
Baca Juga: Mark Zuckerberg Resmi Rilis Threads Saingi Twitter, Elon Musk Disebut Akan Menuntut
Di Twitter, para pengguna bisa membayar sebesar Rp120.000 per bulan untuk memverifikasi akun, sedangkan akun yang mendapat centang biru di Threads hanya akun yang juga terverifikasi di Instagram. Kemudian, pengguna Threads tidak bisa melihat jumlah orang yang diikuti (following) pengguna lainnya di profil mereka. Cara melihatnya adalah Anda harus membuka profil, klik jumlah pengikut (followers), lalu geser ke kanan untuk melihat tab following. Berbeda dengan Twitter, di mana pengguna Twitter dapat melihat jumlah followers dan following secara berdampingan pada profil.
Itulah perbandingan Threads dan Twitter yang menarik untuk disimak.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Mark Zuckerberg Resmi Rilis Threads Saingi Twitter, Elon Musk Disebut Akan Menuntut
-
Download Link Video Syur Diduga Mirip Syahnaz Sadiqah Beredar di Twitter, Nasib Apes Menyusul Rebecca Klopper dan Gisella Anastasia?
-
Kesempatan Emas! Anya Geraldine Cari Personal Asisten dengan Gaji Menggiurkan Rp30 Juta, Syaratnya Bikin Tercengang!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter