Huda menegaskan PKB tidak khawatir akan adanya anggapan sedang bermanuver lewat pertemuan dengan PDIP. Ia menegaskan PKB solid bersama Gerindra di KKIR.
"Nggak," kata Huda.
Sementara itu menyoal pertemuan dengan Megawati, Huda mengatakan Gerindra juga menjadwalkk hal yang sama untuk Ketua Umum Prabowo Subianto.
"Setahu saya Pak Prabowo juga sudah sempat dijadwalkan ketemu Bu Mega juga kan, tapi juga belum terjadwal. Ya kalau Pak Prabowo nggak bisa ketemu, Cak imin yang bisa ketemu lah," kata Huda.
Rencana Muhaimin Bertemu Megawati
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah merancang pertemuan antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Adapun rencana pertemuan itu menyusul pertemuan antara kedua fraksi tersebut di DPR. Termasuk masukan yang disampaikan Fraksi PKB ke Megawati melalui Fraksi PDIP.
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda masih enggan mengungkapkan apa yang menjadi masukan Fraksi PKB ke Megawati. Menurutnya masukan itu bisa disampaikan ke publik jika antara Muhaimin atau Cak Imin dan Megawati sudah melangsungkan pertemuan.
"Nanti setelah teralisasi pertemuan Bu Mega ke sana Gus Imin," kata Huda di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/7/2023).
Huda belum mengkonfirmasi mengenai waktu pertemuan antara Cak Imin dan Megawati. Ia hanya berujar kedua partai sedang mencari waktu yang pas.
"Semakin cepat semakin bagus," ujar Huda.
Sementara itu mengenai masukan dari Fraksi PKB ke Megawati, Huda memastikan bukan terkait ada tidaknya keinginan PKB untuk berkoalisi dengan PDIP.
"Nggak sampai jauh itu (koalisi) yang jelas tapi sudah lama nggak ketemu, sementara Ibu Mega dalam berbagai kesempatan menganggap Cak Imin sebagai anak karena sudah lama pasti menarik sih," kata Huda.
Berita Terkait
-
Prabowo Janji Akan Teruskan Pemerintahan Jokowi, Loyalis Beri Tantangan Begini: Kalau Berani Saya Akan Dukung
-
Soal Cawapres, Prabowo Subianto Akui Masih Berunding dengan PKB, Peluang Cak Imin Semakin Besar
-
'Alon-alon Asal Klakon', Prabowo Tak Mau Gegabah Pilih Sosok Cawapres
-
Puji Kebijakan Hilirisasi Presiden Jokowi, Prabowo: Ini Arah Kita
-
Angin Segar Buat Cak Imin, Pulang Haji Berpeluang Besar Jadi Cawapres Prabowo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?