Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega saat ini sedang menjadi sorotan publik. Ia dituding bermain game slot ketika rapat paripurna penyampaian pidato oleh Penjabat (Pj) Gubernur terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 di DPRD DKI Jakarta, pada Kamis (20/7/2023) kemarin.
Akan terapi, saat dikonfirmasi Cinta langsung membantah dugaan tersebut setelah rapat. Anggota dewan dari Fraksi PDIP ini mengaku jika dirinya bukan bermain game slot, melainkan Candy Crush. Lebih lanjut ia menuturkan bahwa permainan itu dia mainkan sebelum paripurna berlangsung.
Terlepas dari tuduhan itu, slot merupakan jenis game yang dapat dimainkan secara online. Tampilan game slot online menyerupai permainan casino di dunia nyata. Oleh karena itu, secara fakta yang ada permainan ini adalah sebuah perjudian nyata.
Meskipun menjadi sebuah aktivitas perjudian, namun game slot yang menghasilkan uang ini diminati banyak masyarakat di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Mulai dari kalangan remaja hingga orang tua banyak yanh memainkan permainan online satu ini.
Kebanyakan dari mereka memainkannya di sejumlah aplikasi atau website yang memang dibuat untuk bermain judi slot.
Hukum Bermain Slot Online dalam Islam
Sebagaimana diketahui, Islam merupakan agama yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Sehingga segala aktivitas yang dilakukan umatnya diatur melalui syariat yang terkandung dalam ayat Al-Quran dan hadits Rasulullah SAW. Tak terkecuali dalam hal permainan game slot online.
Allah SWT memang membebaskan umat-Nya untuk bermaian apapun selama tidak ada ayat maupun hadits yang melarang permainan tersebut.
Terkait permainan atau hiburan yang telah diharamkan, salah satu ulama kontemporer yakni Syaikh Yusuf Al Qardawi menjelaskan dalam bukunya yang berjudul Fiqhu al-Lahwi wa al-Tarwîh bahwa permainan itu menjadi haram apabila:
Baca Juga: Gembong Sebut Cinta Mega Main Judi Online Pakai Tablet Aset Milik Negara
1. Hiburan yang di dalamnya mengandung zina (beegaul dengan lawan jenis atau mempertontonkan aurat).
2. Hiburan yang dapat mengandung bahaya (menyakiti diri sendiri atau orang lain).
3. Permainan atau Hiburan yang di dalamnya mengandung sebuah mistis (kemusyrikan).
4. Hiburan yang mengarah ke perjudian.
5. Hiburan yang dapat menyakiti hewan.
6. Hiburan yang dimainkan secara berlebihan.
Berita Terkait
-
Rentetan Peristiwa Anggota DPR Keciduk Aneh-Aneh Saat Rapat, Nonton Porno hingga Main Judi
-
Gembong Sebut Cinta Mega Main Judi Online Pakai Tablet Aset Milik Negara
-
Formappi Tegaskan Aksi Cinta Mega Main Game Slot Saat Rapat Paripurna Melecehkan Kehormatan DPRD DKI
-
Cinta Mega PDIP Didesak Minta Maaf ketimbang Cari Pembenaran: Main Candy Crush Saja Salah Apalagi Judi Slot!
-
Intip Harta Kekayaan Anggota DPRD DKI Jakarta yang Terciduk Main Judi Slot Tapi Ngeles Main Game
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal