Suara.com - Teka-teki sosok pemberi empat rumah dan satu mobil milik Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo terungkap sudah.
Empat rumah dan satu unit mobil senilai Rp162 miliar itu diakui Dito sebagai pemberian orang tua istrinya, alias ayah mertuanya.
Sebelumnya, Dito melaporkan empat rumah dan satu mobil itu sebagai hadiah dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 12 Juli 2023.
Hal itu sempat membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkejut, karena sebelumnya belum pernah mendapatkan LHKPN dengan kategori hadiah.
Namun belakangan Dito mengaku kalau lebih dari setengah hartanya itu adalah pemberian ayah mertuanya yang bernama Fuad Hasan Masyhur.
"Sebelumnya istri saya memang banyak menerima hadiah dari orangtuanya. Kalau diinput ke LHKPN, semua akta dan asal-usulnya jelas, dan kita berusaha jujur dalam laporannya,” kata Dito kepada awak media, Selasa (18/7/2023).
Lantas siapakah Fuad Hasan Masyhur, ayah mertua Dito yang bisa memberikan aset senilai ratusan miliar itu?
Fuad merupakan ayah dari Niena Kirana Riskyana yang diperistri oleh Dito Ariotedjo lima tahun lalu, tepatnya pada 31 Maret 2018.
Adapun Fuad adalah seorang pengusaha dan pemilik perusahaan haji dan umrah Maktour yang didirikan pada 1980, usai melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga: Aset dan Properti Cinta Mega, Tablet Diduga Buat Judi Rupanya Pakai Duit Rakyat
Keputusannya membangun Maktour karena ia merasa tidak puas dengan pelayanan biro perjalanan haji yang ia gunakan saat beribadah ke Tanah Suci ketika itu.
Di tangan pria kelahiran Makassar, 29 Juni 1959 itu, biro jasa travel dan umrah Maktour berkembang pesat. Pada November 2022 lalu, perusahaan itu sukses melangsungkan initian public offering atau IPO.
Saham Maktour dihargai Rp120 per saham, sehingga perusahaan itu mampu mendapatkan pendanaan hingga Rp300 miliar.
Tak hanya berkiprah di Maktour, Fuad juga tercatat sebagai pemimpin sejumlah perusahaan lainnya, di antaranya Presiden Komisaris PT Kayu meridian dan Presiden Komisaris PT Trinunggal Kharisma.
Selain sebagai pengusaha, Fuan juga aktif di sejumlah organisasi. Diantaranya ia pernah menjadi Ketua Dewan Forum Silaturahmi Asosiasi Travel haji dan Umrah (Forum SATHU).
Sukses sebagai pengusaha, Fuad menjajal dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar. Di partai berlambang pohon beringin itu, Fuad menjadi salah satu politikus senior.
Berita Terkait
-
Aset dan Properti Cinta Mega, Tablet Diduga Buat Judi Rupanya Pakai Duit Rakyat
-
Terciduk Main Game saat Rapat, Ini Kontroversi Cinta Mega yang Pernah Dipanggil KPK
-
Dirjen Perkeretaapian Disebut Bakal Kebagian Suap Pembangunan Rel Kereta Api 100 juta, KPK Pastikan Menindaklanjutinya
-
Profil Wakapolri Komjen Agus Andrianto, Disorot Usai Lapor LHKPN Terbaru Tembus Rp18,9 M
-
Dipanggil KPK Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Api, Sekjen Kemenhub Novie Riyanto Mangkir
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi