Suara.com - Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto baru-baru ini kembali disoroti publik soal harta kekayaan yang dimilikinya. Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dilaporkan Agus ke KPK untuk periode 2022 pun menunjukkan harta yang dimiliki Agus berjumlah Rp 18,9 miliar. Nilai harta fantastis tersebut pun diketahui berasal dari hasil sendiri.
Namun, LHKPN milik Agus sendiri disoroti oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Yayasan Lembaga Bantuan Indonesia (YLBHI). Pasalnya, Agus diketahui hanya pernah melaporkan LHKPN miliknya sebanyak tiga kali selama menjabat jabatan tinggi di Polri. Agus terakhir kali melaporkan LHKPN-nya pada 2017 lalu
Sosok Agus Andrianto pun mulai dikenal publik sejak dirinya menjabat sebagai Kabareskrim Polri pada tahun 2021 lalu. Siapa sebenarnya sosok Agus? Simak inilah profil Agus selengkapnya.
Komjen Pol Agus Andrianto sendiri adalah putra daerah Blora, Jawa Tengah. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1989 ini adalah salah satu perwira tinggi (pati) Polri yang berpengalaman di dunia reserse.
Pasca lulus dari Akpol, Agus mengawali kariernya sebagai Perwira Samapta di Polres Dairi, Sumatera Utara di tahun 1990 silam. Pengabdiannya di Polres Dairi membuatnya diamanahkan jabatan yang lebih tinggi, yaitu menjadi Kapolsek Sumbul, Sumatera Utara, pada 1992 atau dua tahun setelah penempatan pertamanya.
Performa dan kinerja Agus pun semakin meningkat. Ia pun juga mendalami dunia kriminal dan reserse. Hal ini terbukti ketika Agus diamanahkan untuk menjabat sebagai Kasat Serse Poltabes Medan pada tahun 1999. Ia juga berhasil masuk dalam jajaran Perwira Menengah Polda Jatim pada 2005.
Ia juga pernah diamanahkan menjadi Kabag Reserse Mobile Biro Pembinaan Operasi Bareskrim pada tahun 2011.
Tak hanya di Polri, kinerja Agus juga diakui oleh lembaga negara lainnya. Agus sempat diamanahkan untuk menjadi Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan di Badan Narkotika Nasional atau BNN pada tahun 2015. 4 tahun kemudian atau di tahun 2019, Agus kembali bertugas di Polri sebagai Kepala Bahan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Berbagai kasus ditangani oleh Agus. Ia pun diamanahkan sebagai Kabareskrim Mabes Polri pada tahun 2021. Selama menjabat sebagai Kabareskrim, Agus pun pernah terlibat dalam penanganan kasus besar seperti kasus penembakan Brigadir J yang menghebohkan publik pada tahun 2022 lalu.
Dalam kasus tersebut, Agus sempat mengungkap beberapa peran tersangka Ferdy Sambo dan tersangka lainnya hingga menghilangkan nyawa Brigadir J. Ia sempat dituduh masuk dalam sindikat konsorsium 303, namun isu tersebut ditepis olehnya.
Pada Juni 2023 lalu, Agus pun dipilih oleh Kapolri Listyo Sigit sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Gatot Eddy Pramono yang memasuki masuk waktu purna tugas.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
LHKPN Disorot, Kekayaan Wakapolri Agus Andrianto Tembus Rp18,9 M, Ini Sederet Aset Fantastis yang Disebut Hasil Sendiri
-
Bikin KPK Kaget! Ada Mobil Hadiah di Garasi Menpora Dito Ariotedjo
-
KPK Kaget Lihat LHKPN Menpora Dito Ariotedjo: Nominalnya Nggak Main-main
-
LHKPN Trio Capres Ganjar, Anies dan Prabowo: Siapa Paling Patuh Lapor Kekayaan?
-
KPK Diskusikan Peluang Panggil Menpora Dito Klarifikasi Asal Usul Kekayan yang Disebut Hadiah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam