Suara.com - Pemuda berinisial FDS tewas dikeroyok di sebuah kafe di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi ketika korban hendak menjemput pacarnya pada Senin (10/7/2023) dini hari.
Kapolsek Penjaringan Kompol M Probandono Bobby Danuardi menyebut pelaku berjumlah empat orang. Namun, baru tiga pelaku yang berhasil ditangkap. Mereka berinisial ADN (24), DI (32) dan DJ (25).
Menurut Bobby, ketiga tersangka bersama A satu temannya yang buron menganiaya FDS karena dituding ingin mengambil paksa perempuan berinisial C yang belakangan diketahui merupakan pacar korban.
"Menurut para tersangka, korban FDS ini ingin mengambil secara paksa si saksi C yang mana menurut keterangan saksi lain berpacaran," kata Bobby kepada wartawan, Selasa (25/7/2023).
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka ADN mengaku menganiaya memukul kepala korban berkali-kali dengan tangan kosong.
Sedangkan tersangka DI dan DJ memukul bagian wajah. Sementara A yang masih buron menendang bagian punggung korban.
Korban FDS, lanjut Bobby, sempat dirawat di RSUD Cengkareng. Namun FDS akhirnya meninggal dunia pada Jumat (14/7/2023).
"Pada tanggal 14 juni setelah dilakukan 3 hari perawatan, kurang lebih 4 hari perawatan, korban FDS ini meninggal dunia jam 6 pagi," ungkapnya.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka kekinian telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 170 Ayat (2) ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Baca Juga: Kronologi Tersangka Pencabulan Anak Kandung Tewas Dikeroyok di Tahanan
Berita Terkait
-
Kronologi Tersangka Pencabulan Anak Kandung Tewas Dikeroyok di Tahanan
-
Terbakar Cemburu, Seorang Pria Suruh 4 Rekannya Lakukan Pengeroyokan ke Pacar Mantannya
-
Baru Tiga dari 20 Ruko Dibongkar Karena Makan Badan Jalan, Walkot Jakut: Alasannya Belum Dapat Tukang
-
Batas Waktu Hingga Hari Ini, 20 Ruko Makan Badan Jalan Bisa Dibongkar Paksa
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan
-
Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina
-
Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?
-
Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU
-
Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni
-
Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung
-
Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi
-
Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus