Suara.com - Anda tentu sudah tahu bahwa Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Namun, tahukah Anda makna di setiap bagian lambang Garuda Pancasila?
Supaya tidak salah mengartikan dan lebih mencintai bangsa, simak informasi makna lambang Garuda Pancasila berikut!
Makna Garuda Pancasila
Mengutip dari laman Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, berikut adalah makna di balik lambang Garuda Pancasila.
Burung Garuda
Lambang Pancasila berbentuk Garuda, yakni raja segala burung dan yang juga dikenal sebagai Burung Sakti Elang Rajawali.
Di sini, burung Garuda melambangkan kekuatan dan dinamika yang terlihat dari sayapnya yang mengembang, siap terbang ke angkasa. Hal ini mencerminkan semangat untuk membawa nama baik bangsa dan negara Indonesia tinggi di dunia.
Cengkraman Kaki Burung Garuda
Pada lambang Garuda Pancasila, terlihat bahwa dua kaki burung garuda dengan kokoh mencengkeram pita putih yang bertuliskan slogan "Bhinneka Tunggal Ika" yang diambil dari buku Sutasoma karya Mpu Tantular.
Baca Juga: Bendera Merah Putih: Sejarah dan Makna yang Mendalam
"Bhinneka Tunggal Ika" memiliki arti "berbeda-beda tetapi tetap satu". Ini mencerminkan semangat persatuan Indonesia yang menghargai perbedaan suku, agama, budaya, dan lainnya.
Warna Burung Emas
Pemilihan warna emas pada burung Garuda Pancasila memiliki makna simbol keagungan.
Warna ini berarti bahwa Bangsa Indonesia akan senantiasa menjunjung tinggi martabat bangsa yang bersifat agung dan luhur.
Jumlah Bulu
Jumlah bulu pada Garuda Pancasila memiliki hubungan dengan tanggal kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu:
- 17 helai bulu pada sayap kanan dan kiri (menunjukkan tanggal kemerdekaan, 17)
- Delapan helai bulu ekor (menunjukkan bulan ke-8 atau Agustus yang berarti bulan kemerdekaan).
- 19 bulu di bawah kalung perisai yang menghubungkan dengan ekor dan 45 bulu pada leher (menunjukkan tahun 1945).
Angka-angka ini memiliki makna historis untuk mengingatkan warga negara Indonesia agar menghargai waktu dan mengingat sejarahnya.
Perisai
Makna Garuda Pancasila juga terletak pada bagian perisai. Bagian depan badan burung ini merupakan lambang perjuangan dan perlindungan yang sering dibawa ke medan perang oleh para prajurit untuk melindungi diri dari serangan musuh.
Perisai pada Garuda Pancasila dibagi menjadi lima bagian dengan lambang masing-masing pancasila yaitu bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas.
Itulah makna Garuda Pancasila lengkap mulai dari jumlah bulu hingga perisai.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Bendera Merah Putih: Sejarah dan Makna yang Mendalam
-
1 Oktober Hari Apa? Simak Sejarah Hari Kesaktian Pancasila
-
Dibangun dengan Anggaran Rp 8,7 Miliar dan Miliki 16 Kios UMKM, Alun-alun Pancasila Diresmikan Ganjar
-
Peringati Hari Lahir Pancasila, Operator SPBU Pertamina Gunakan Baju Adat Indonesia
-
Lirik Lagu Garuda Pancasila Beserta Kunci Gitar, Nyanyikan di Momen Hari Lahir Pancasila 1 Juni
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid