Suara.com - Pendakwah Sheikh Assim Al-Hakeem sedang menjadi sorotan banyak pihak setelah bertandang ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Sheikh Assim Al-Hakeem sempat menyampaikan beberapa hal kepada jemaah yang menghadiri kajiannya, termasuk perkara membaca Surat Al Fatihah yang bisa menjadi bid'ah.
Ya, membaca surat pertama di Al Quran tersebut rupanya dianggap bid'ah apabila dilakukan di luar salat. Peringatan ini disampaikan ketika Sheikh Assim Al-Hakeem mendapati jemaah yang membaca Al Fatihah saat kajian hendak dimulai.
"Saya tidak mengerti bahasa Indonesia sama sekali. Tapi saya tadi mendengar kalian membaca Al Fatihah?" tanya Sheikh Assim Al-Hakeem, dikutip dari kanal YouTube World Islam, Selasa (1/8/2023).
"Lalu membaca surat lainnya setelah Al Fatihah?" sambungnya. "Kenapa kalian membaca Al Fatihah?"
Sheikh Assim Al-Hakeem mengaku dirinya tidak diundang untuk berceramah soal kaidah membaca Al Fatihah, tetapi ulama kelahiran 1962 tersebut tak mau bila Allah SWT nanti bertanya mengapa dia tidak menyampaikan kebenaran.
"Saya tidak ingin kelak di hari kiamat dan Allah bertanya kepadaku, 'Kenapa mereka berbuat bid'ah tetapi kamu tidak mengingatkannya?'" kata Sheikh Assim Al-Hakeem.
"Pernahkah disebutkan pada kitab hadis bahwa Nabi Muhammad membaca Al Fatihah dalam keadaan seperti ini? Tidak pernah," ucapnya melanjutkan. "Apakah kamu lebih baik dari beliau? Tidak, saya juga tidak."
Karena itulah Sheikh Assim Al-Hakeem mengingatkan bahwa membaca Al Fatihah di luar salat bukanlah sunnah. Sheikh Assim Al-Hakeem lantas mengungkap kebiasaan membaca Al Fatihah di Arab Saudi.
Baca Juga: Sheikh Assim Al-Hakeem Sentil Jemaah Indonesia yang Menyahut Teriak Takbir: Tak Hormati Masjid
"Ketika selesai akad nikah atau bertunangan, kami membaca Al Fatihah, (walau) nggak ada yang tahu mereka beneran membaca atau enggak. Selain di acara pernikahan juga di hari kematian," ujarnya.
"Namun perkara ini bukanlah ajaran Islam. Al Fatihah itu dibaca saat salat, surat paling agung, Al Fatihah juga dibaca dalam rukiah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sheikh Assim Al-Hakeem Sentil Jemaah Indonesia yang Menyahut Teriak Takbir: Tak Hormati Masjid
-
7 Prinsip Penting dalam Surah Al-Fatihah untuk Belajar Kehidupan
-
Denny Sumargo Hafal Al-Fatihah untuk Doakan Mendiang Ayah, Non Muslim Boleh Baca Al-Quran?
-
Jonathan Latumahina Sebut Amalan yang Ia Lakukan Agar David Ozora Bisa Sadar: Al Fatihah 100 Kali, Apa Keutamaannya?
-
Doa Tahlil Lengkap dalam Bacaan Latin dan Terjemahannya
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan