Suara.com - Tikus sering kali dianggap sebagai hewan pengganggu yang meresahkan jika masuk ke dalam rumah. Namun bukan hanya penganggu, Ustaz Khalid Basalamah malah menyebut tikus masuk rumah bisa menjadi pertanda.
Ustaz Khalid Basalamah menyebutkan masuknya tikus ke dalam rumah bisa menjadi pertanda ada sesuatu yang sedang terjadi. Hal ini yang membuat Ustaz Khalid Basalamah menyarankan untuk jangan sepelekan masuknya tikus ke dalam rumah walau seekor.
Masuknya tikus ke dalam rumah bisa menjadi tanda ada dosa yang tak disadari. Menurut pandangan para salaf, ketika ada yang salah maka sekeliling akan berubah, baik dari pasangan, tunggangan, bahkan masuknya tikus dari rumah.
"Ada orang tidak sadar, mungkin dia buat nota palsu di kantornya, efeknya ke keluarganya, ribut sama istrinya," ungkap Ustaz Khalid Basalamah seperti dikutip dari kanal YouTube Bimbingansalaf.
"Mungkin dia buat satu kesalahan apa, efeknya kepada anaknya, mungkin efeknya ke kendaraannya, hati-hati," lanjutnya.
Oleh karena itu, Ustad Kalid menyarankan untuk Segera perbanyak istighfar jika tikus masuk ke dalam rumah. Pasalnya masuknya tikus bisa saja jadi bentuk hukuman yang Allah berikan atas dosa yang dilakukan.
"Para ulama salaf mengatakan, aku tahu kalau aku sedang berbuat dosa maka terjadi perubahan pada istriku, tungganganku, bahkan tikus yang masuk ke dalam rumah," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.
"Artinya, kalau orang patuh kepada Allah, tikus pun tidak akan masuk rumah, sampai pada poin itu Allah menjaganya, semakin kita jaga maka semakin luar biasa," tambahnya.
Baca Juga: Petani Asal Sidomulyo Meninggal Tersengat Listrik Perangkap Tikus di Sawahnya Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung