Suara.com - Keputusan Guntur Romli sudah bulat untuk mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pernyataan tersebut bahkan disampaikan secara terbuka dan disampaikan langsung ke khalayak ramai.
Ketua Relawan Ganjarian Spartan ini menilai, keputusan mundur tersebut tak bisa dilepaskan dari adanya dugaan kalau partai tersebut bakal berkoalisi dengan Prabowo Subianto. Sinyal tersebut, menurutnya terlihat jelas, ketika Prabowo berkunjung ke Kantor DPP PSI pada Selasa (2/8/2023) lalu.
"Alasan yang sebenarnya saya akhirnya memutuskan keluar dari PSI adalah kehadiran Prabowo di DPP PSI dan 'tondo-tondo' koalisi PSI dengan Prabowo itu tanpa dibuka terlebih dahulu ruang diskusi dan perdebatan karena terkait nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang sama-sama kita perjuangkan selama ini," katanya seperti dikutip Antara.
Sebelumnya diberitakan, mundurnya Guntur Romli dari PSI membuat sejumlah pengurus pusat parpol itu terkejut. Salah satunya Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PSI Andy Budiman.
Ia mengemukakan, Guntur Romli sebenarnya sudah tidak aktif lagi secara struktural di partai itu. Hal itu terjadi usai Guntur pernah menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari PSI pada 2019.
"Sejak itu beliau tidak aktif lagi secara struktural di PSI. Kami menghargai pilihan-pilihan personal Bro Guntur," kata Andy melalui keterangan tertulis.
Namun yang membuat Andy semakin terkejut Guntur Romli mengundurkan diri karena alasannya, yakni sinyal kedekatan PSI dengan capres dari Partai Gerindra yang menyambangi Kantor DPP PSI pada Rabu (2/8/2023).
"Saya kaget alasan Bro Guntur mundur hanya karena kedatangan Pak Prabowo ke PSI," ucapnya.
Padahal menurut Andy, kunjungan Prabowo tersebut digolongkan sebagai silaturahmi biasa.
Apalagi, PSI belum final memutuskan akan berlabuh di koalisi mana untuk Pilpres 2024.
"Ini silaturahim biasa seperti Mbak Puan bertemu Prabowo. Bahkan dulu Pak Prabowo pernah menjadi cawapresnya Bu Mega. Toh, PSI belum memfinalisasi sikap soal capres ini," katanya.
Meski demikian, ia mengaku memahami posisi Guntur yang juga merupakan Ketua Umum Ganjarian Spartan.
“Beliau juga butuh mengukuhkan keseriusannya mendukung Pak Ganjar di antara relawan-relawan yang lain. Jadi, sangat memaklumi posisi dan pilihan beliau,” kata Andy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!