Kasus Polisi Tembak Polisi
Dalam kasus ini, Bripka IG dan Bripda IMS telah ditetapkan sebagai tersangka tewasnya Bripda IDF. Keduanya juga telah menjalani sidang etik Polri dengan putusan dipecat dari anggota Polri atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Kedua tersangka pun menyatakan banding terkait putusan sidang etik tersebut,
Sementara itu kasus hukum masih berjalan dan ditangani oleh Polres Bogor bersama Polda Jawa Barat. Bripda IDF tewas tertembak pada Minggu (23/7/2023) pukul 01.40 WIB di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor.
Pelaku penembakan yakni Bripda IMS menggunakan senjata rakitan milik Bripka IG. Ketika itu Bripda IMS sedang mabuk sehingga membuat senjata api meletus dan mengenai bagian leher korban.
Namun kuasa hukum keluarga Bripda IDF, Jajang mengatakan pihak keluarga korban menduga mendiang sengaja dibunuh bukan tertembak tak sengaja. Pasalnya Bripda IDF disebut sering menolak ajakan negatif dari senior di kesatuanya. Bahkan seniornya itu diduga kerap memaksa korban untuk menenggak minuman keras.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Alasan Keluarga Minta Kasus Bripda IDF Ditarik ke Bareskrim, Ada Apa dengan Polres Bogor?
-
Keluarga Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Minta Kasus Kematian Anaknya Diambil Alih Bareskrim Polri
-
Anggota Densus Bripka Ignatius Tewas Tertembak Seniornya, Bripda IMS Resmi Dipecat Gegara Pamer Senpi Ilegal
-
Terselip 'Kode Tirai Biru' di Kasus Bripda Ignatius, Ternyata Ini Artinya
-
Keluarga Ungkap 5 Unsur Menguatkan Bripda IDF Sengaja Dibunuh Rekan Sesama Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat