News / Nasional
Selasa, 08 Agustus 2023 | 12:38 WIB
Miss Universe Indonesia 2023. (Instagram/@missuniverse_id)

Suara.com - Finalis Miss Universe Indonesia 2023 diduga mengalami pelecehan seksual pada saat mengikuti proses body checking.

Dalam pernyataannya salah satu peserta kontes kecantikan itu yang berinisial R membeberkan jika dirinya diminta untuk berpose vulgar dengan kondisi bugil di depan banyak orang.

"Kita disuruh melepas (pakaian dalam) bagian atas, bagian bra. Tidak boleh memakai nipple pad atau bra gel. Jadi kita benar-benar cuma pakai celana dalam doang," tutur dalam jumpa pers dikutip dari Suara.com pada Selasa (8/8/2023).

"Di situ kita disuruh melakukan beberapa pose, seperti harus ngangkang, harus pose belakang. Tidak hanya dilihat tapi juga dipegang area-area privat seperti yang saya alami sendiri. Saya juga disuruh memperlihatkan bagian belakang saya, bagian bokong," imbuhnya.

Sehubung dengan viralnya kasus finalis Miss Universe 2023 yang diduga mengalami pelecehan seksual, Ustaz Abdul Somad membeberkan hukuman yang akan didapat oleh pelaku pelecehan seksual.

Dikutip dari tayangan kanal YouTube TRANS TV Official, Ustaz Abdul Somad membeberkan jika pelaku pelecehan seksual akan mendapatkan ganjaran setimpal di akhirat atas perilakunya.

"Bagaimana nih, apakah dengan tindakan yang sudah dilakukan di dunia ini, bagaimana hukumannya di akhirat?" kata UAS dikutip Selasa (8/8/2023).

"Maka hukuman di akhirat yang melakukan pelecehan dan kekerasan, mohon maaf nggak enak banget ngomongin ini, karena ini tetap harus ada pertanggungjawabannya. Mata dibalas mata, kaki dibalas kaki," imbuhnya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad lantas mengingatkan soal adanya Yaumul Hisab atau hari perhitungan.

Baca Juga: 4 Fakta Body Checking Miss Universe Indonesia 2023, Finalis Diminta Foto Tanpa Busana

"Ada nanti namanya Yaumul Hisab, hari perhitungan. Maka orang-orang yang mengingat hari kemudian tidak akan mungkin berbuat pelecehan, tidak akan mungkin melakukan tiga hal, menyakiti, melukai, dan mengambil hak," beber UAS.

Ustaz Abdul Somad menambahkan, jika pelaku pencabulan sudah bertaubat kepada Allah SWT, hal tersebut hanyalah sia-sia jika pelaku belum mendapatkan maaf dari korban. 

"Walaupun Anda bertaubat, 'Ya Allah ampuni dosaku', kata Allah 'Kamu kan berdosa sama hambaku, minta maaf dulu'. Maaf itu mengembalikan perasaan, sama sebelum engkau lukai dia," terang UAS.

Load More