Suara.com - Finalis Miss Universe Indonesia 2023 diduga mengalami pelecehan seksual pada saat mengikuti proses body checking.
Dalam pernyataannya salah satu peserta kontes kecantikan itu yang berinisial R membeberkan jika dirinya diminta untuk berpose vulgar dengan kondisi bugil di depan banyak orang.
"Kita disuruh melepas (pakaian dalam) bagian atas, bagian bra. Tidak boleh memakai nipple pad atau bra gel. Jadi kita benar-benar cuma pakai celana dalam doang," tutur dalam jumpa pers dikutip dari Suara.com pada Selasa (8/8/2023).
"Di situ kita disuruh melakukan beberapa pose, seperti harus ngangkang, harus pose belakang. Tidak hanya dilihat tapi juga dipegang area-area privat seperti yang saya alami sendiri. Saya juga disuruh memperlihatkan bagian belakang saya, bagian bokong," imbuhnya.
Sehubung dengan viralnya kasus finalis Miss Universe 2023 yang diduga mengalami pelecehan seksual, Ustaz Abdul Somad membeberkan hukuman yang akan didapat oleh pelaku pelecehan seksual.
Dikutip dari tayangan kanal YouTube TRANS TV Official, Ustaz Abdul Somad membeberkan jika pelaku pelecehan seksual akan mendapatkan ganjaran setimpal di akhirat atas perilakunya.
"Bagaimana nih, apakah dengan tindakan yang sudah dilakukan di dunia ini, bagaimana hukumannya di akhirat?" kata UAS dikutip Selasa (8/8/2023).
"Maka hukuman di akhirat yang melakukan pelecehan dan kekerasan, mohon maaf nggak enak banget ngomongin ini, karena ini tetap harus ada pertanggungjawabannya. Mata dibalas mata, kaki dibalas kaki," imbuhnya.
Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad lantas mengingatkan soal adanya Yaumul Hisab atau hari perhitungan.
Baca Juga: 4 Fakta Body Checking Miss Universe Indonesia 2023, Finalis Diminta Foto Tanpa Busana
"Ada nanti namanya Yaumul Hisab, hari perhitungan. Maka orang-orang yang mengingat hari kemudian tidak akan mungkin berbuat pelecehan, tidak akan mungkin melakukan tiga hal, menyakiti, melukai, dan mengambil hak," beber UAS.
Ustaz Abdul Somad menambahkan, jika pelaku pencabulan sudah bertaubat kepada Allah SWT, hal tersebut hanyalah sia-sia jika pelaku belum mendapatkan maaf dari korban.
"Walaupun Anda bertaubat, 'Ya Allah ampuni dosaku', kata Allah 'Kamu kan berdosa sama hambaku, minta maaf dulu'. Maaf itu mengembalikan perasaan, sama sebelum engkau lukai dia," terang UAS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif