Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Indoor Multifunction Stadium (IMS) Indonesia Arena, di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta (7/8). Sejalan dengan itu PT PLN (Persero) siap memberi dukungan sistem kelistrikan yang andal melalui keamanan pasokan berlapis atau skema Zero Down Time (ZDT) untuk setiap penyelenggaraan berbagai event di Indonesia Arena.
Presiden Indonesia, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia kini telah memiliki sebuah stadion berstandar internasional dengan kapasitas 16.000 penonton.
“Hari ini kita telah memiliki yang namanya Indonesia Arena, sebuah stadion dengan kapasitas 16.000 penonton kurang lebih, serta pembangunannya hanya membutuhkan waktu selama 18 bulan,” ucap Jokowi.
Selain itu, Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia Arena ini dapat digunakan untuk berbagai macam olahraga dan juga konser musik.
“Indonesia arena ini bisa dipakai untuk turnamen basket terutama tapi juga untuk badminton, untuk volley ball, untuk futsal, dan juga tentunya untuk konser,” jelas Jokowi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, IMS Indonesia Arena sudah dilengkapi kelistrikan dengan skema ZDT yang dedicated sehingga membuat setiap event olahraga nasional dan internasional maupun konser nantinya berlangsung tanpa kedip.
“PLN siap mendukung dan menyukseskan setiap perhelatan kegiatan olahraga maupun konser musik, yang di jamin keandalannya,” kata Darmawan.
Darmawan menambahkan melalui skema ZDT, PLN menyiagakan keamanan pasokan listrik berlapis pada kegiatan yang akan berlangsung untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penggunaan listrik dalam event yang berlangsung.
“Peralatan pendukung seperti Unit Gardu Bergerak (UGB), Uninterruptible Power Supply (UPS), Distribution Control Center (DCC) mobile serta posko siaga dan petugas PLN akan disiagakan pada gardu–gardu untuk memastikan keamanan listrik secara berlapis pada setiap acara yang dilaksanakan,” pungkas Darmawan.
Baca Juga: Spefisikasi Stadion Indoor Terbesar di RI, Bisa Buat Olahraga dan Gelar Konser
Berita Terkait
-
Kapal MV Latifah Baruna, Tambahan Armada PLN EPI untuk Perkuat Rantai Pasok Energi Primer
-
Dishub DKI Jakarta Gunakan Motor Listrik Sebagai Kendaraan Patroli
-
Medco E&P dan PLN Kembali Tandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik
-
Sinergi PLN IP dan JETP, Siapkan Proyek Pengembangan EBT untuk Akselerasi Transisi Energi
-
PLN Rampungkan Pembangunan GI dan SUTT 150 kV di Sulawesi Utara, TKDN Capai 80%!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki