Suara.com - Kasus tabrak lari pengendara motor vs Pajero yang dikendarai putra mahkota Keraton Solo di Kawasan Gladak, Solo, Jawa Tengah pada Rabu (9/8/2023) pukul 01.30 WIB. Terbaru, dikabarkan putra mahkota Keraton Solo dengan korban yang berinisial H sudah berdamai.
Diketahui, kecelakaan tersebut melibatkan mobil jenis SUV Pajero warna putih yang dikendarai oleh putra mahkota Gusti Pangeran Adipati Anom Sudibyo Raja Putro Nalenda Ing Mataram, KGPH Purbaya.
Ibu korban, Desi Tarsani Ningsih, mengaku sudah ada pertemuan dan juga pemeriksaan. Setelah pertemuan, pihaknya akan melakukan pencabutan laporan, sebab sudah diadakan perjanjian ganti rugi atau kompensasi oleh Keraton Solo.
Di sisi lain, KGPH Purbaya melalui kuasa hukumnya KPAA Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat membantah bahwa kejadian tersebut merupakan insiden tabrak lari.
Pihaknya menyebut ada aturan Keraton Solo bahwa apabila terjadi kecelakaan di area Keraton, maka akan langsung ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Keraton.
Pihak Keraton Solo sendiri sudah mendatangi rumah korban yang berusia 20 tahun di rumahnya yang terletak di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (10/8/2023).
Lantas, seperti apakah profil putra mahkota Gusti Pangeran Adipati Anom Sudibyo Raja Putro Nalenda Ing Mataram, KGPH Purbaya? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
KGPH Purbaya sendiri adalah anak tunggal dari PB XII dengan Asih Winarni, permaisuri PB XII. Asih merupakan istri ketiga dari PB XIII. KGPH Purbaya sendiri mempunyai sejumlah kakak tiri.
Adapun kakak tiri tersebut antara lain yaitu GRM. Suryo Suharto (GPH Mangkubumi), GRAy Devi Lelyana Dewi, BRAy Sugih Oceani, GRAy Rumbai Kusuma Dewayani (GKR Timur), GRAy Putri Purnaningrum dan GRAy Ratih Widyasari.
Baca Juga: Mobilnya Terguling, Begini Kondisi Irwan D Academy 2
KGPH Purbaya resmi dinobatkan sebagai putra mahkota pada Minggu (27/2/2022) dalam acara Tinggaldalem Jumenengan SKK Pakubuwana XIII ke-18.
Pria kelahiran 2001 ini dinobatkan sebagai putra mahkota dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Sudbyo Roko Putra Narendra ing Mataram.
Saat ini, KGPH Purbaya yang berusia 22 tahun,diketahui sedang fokus mengenyam pendidikan di Universitas Diponegoro Semarang, dengan mengambil jurusan Fakultas Hukum.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Mobilnya Terguling, Begini Kondisi Irwan D Academy 2
-
Pihak Gereja Puji Rendy Kjaernett yang Berusaha Rujuk dengan Lady Nayoan: Punya Niat Baik
-
5 Fakta Putra Mahkota Keraton Solo Sempat Tabrak Lari Pemotor, Kasus Berakhir Damai
-
BREAKING NEWS: Mobil Irwan D Akademi Terbalik di Sampang, Begini Kronologinya
-
Terungkap! Pelaku Tabrak Lari di Kawasan Gladak Ternyata Anak Raja Keraton Solo
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara