Suara.com - Saat ini, profil KGPH Purbaya menjadi topik pembicaraan yang ramai di kalangan publik. Meskipun demikian, sebagian orang mungkin masih belum mengenalnya secara mendalam sosoknya.
Siapa KGPH Purbaya sebenarnya? Bagaimana latar belakang beliau? Maka dari itu, Suara.com merangkum profil KGPH Purbaya dalam artikel ini.
Anda akan menemukan profil lengkap Putra Mahkota Keraton Solo, KGPH Purbaya, mulai dari informasi pribadi, usia, kelahiran, asal, karier, hingga penjelasan mengenai latar belakang keluarga.
Diduga Tabrak Lari Pemotor
Putra Mahkota Keraton Solo, Pangeran Purboyo atau KGPH Purbaya, baru-baru ini menjadi sorotan di dunia maya. Ia diduga melakukan tabrak lari terhadap pemotor di sekitar Gapura Gladak, Solo, Jawa Tengah.
Berdasarkan rekaman video CCTV, kejadian tabrak lari ini terjadi pada Kamis, 10 Agustus 2023 dini hari. Video CCTV yang viral itu menampilkan mobil putih yang diduga dikendarai putra Pakubuwono XIII atau Raja Keraton Solo yang menabrak seorang pemotor.
Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat sebuah Pajero putih melaju dengan cepat dari arah barat, kemudian berbelok ke selatan. Sementara itu, korban yang berada di sepeda motor melaju dari arah berlawanan, yakni dari selatan ke utara. Tabrakan terjadi, dan korban pun terpental akibat benturan.
Korban, pemotor dikenal dengan inisial "H" dan berasal dari Sragen, mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Warga sekitar kejadian pun langsung menolong pemotor setelah peristiwa tabrak lari.
Menurut pengakuannya, Pangeran Purboyo kabur dan tidak memberikan pertolongan kepada korban secara langsung karena khawatir akan dikeroyok massa. Hal ini disebabkan karena setelah tabrakan, banyak warga sekitar mulai berkumpul di lokasi kejadian.
Baca Juga: Profil Putera Mahkota Keraton Solo yang Tabrak Lari Pajero vs Motor
Namun, siapakah sebenarnya KGPH Purabaya? Mari simak profilnya.
Profil KGPH Purbaya
Kanjeng Gusti Pangeran Harya Purbaya atau KGPH Purabaya adalah anak dari Sri Susuhunan Pakubuwono XIII (PB XIII) dari pernikahannya dengan permaisuri Asih Winarni atau yang dikenal sebagai KRAy Pradapaningsih. Ia merupakan putra tunggal dari Asih Winarni, meskipun memiliki beberapa saudara tiri.
Adapun kakak tiri tersebut antara lain yaitu GRM. Suryo Suharto (GPH Mangkubumi), GRAy Devi Lelyana Dewi, BRAy Sugih Oceani, GRAy Rumbai Kusuma Dewayani (GKR Timur), GRAy Putri Purnaningrum dan GRAy Ratih Widyasari.
Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya diduga lahir pada tahun 2001. Ia secara resmi diangkat menjadi putra mahkota dalam acara Tinggaldalem Jumenengan SKKS Pakubuwana XIII ke-18 pada Minggu, 27 Februari 2023.
Selain gelar Putra Mahkota, KGPH Purbaya juga mendapatkan gelar baru, yaitu Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Sudibyo Rojo Putra Narendra ing Mataram.
Walaupun berasal dari keluarga bangsawan, KGPH Purbaya tetap semangat dalam mengejar pendidikan. Saat ini, ia adalah mahasiswa di Universitas Diponegoro Semarang, mengambil studi di Fakultas Hukum.
Dengan gelar dan posisinya saat ini, KGPH Purbaya memiliki potensi menjadi Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada saat suksesi terjadi.
Pada tanggal 26 September 2022, akun Instagram @kraton_solo mengunggah bahwa KGPH Purbaya merayakan ulang tahunnya yang ke-20.
Demikianlah profil KGPH Purbaya, putra Mahkota Keraton Solo yang terlibat tabrak lari. Informasi ini mencakup latar belakang pribadinya yang dapat Anda ketahui.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Profil Putera Mahkota Keraton Solo yang Tabrak Lari Pajero vs Motor
-
5 Fakta Putra Mahkota Keraton Solo Sempat Tabrak Lari Pemotor, Kasus Berakhir Damai
-
Terungkap! Pelaku Tabrak Lari di Kawasan Gladak Ternyata Anak Raja Keraton Solo
-
Video Viral Tabrak Lari di Kawasan Gladak, Mobil Pelaku Masuk Wilayah Keraton Solo
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto