Suara.com - Wakil Ketua Umum DEPINAS SOKSI, Lawrence TP Siburian mengaku tidak masalah dengan langkah Partai Golkar yang merapatkan barisan berkoalisi bersama Gerindra, PKB, dan PAN. Golkar kini mendukung bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Kendati tidak masalah, eksponen Partai Golkar yang belakangan mendorong pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) ini mengingatkan agar Ketua Umum Airlangga Hartarto mengikuti aturan-aturan.
"Kami selaku eksponen SOKSI menyatakan tidak masalah sama sekali jika Partai Golkar mendukung capres Pak Prabowo dan melakukan kerja sama dengan Gerindra dan PKB. Yang penting caranya harus konstitusional sesuai AD/ART dan aturan-aturan partai, tidak seenaknya sendiri seolah-olah Partai Golkar miliknya sendiri," tutur Lawrence kepada wartawan, Selasa (15/8/2023).
Menurut Lawrence, berdasarkan Munas Partai Golkar 2019, Airlangga memang berhak untuk menunjuk capres dan cawapres yang didukung. Walau begitu, Lawrence juga mengingatkan adanya keputusan Rapimnas.
"Tetapi jangan lupa di dalam Rapimnas Partai Golkar 22 Maret 2021 telah diputuskan bahwa Pak Airlangga sendiri ditetapkan sebagai capres dan atau cawapres. Karena itu hal ini harus dipertanggungjawabkan terlebih dahulu di Munaslub atau paling tidak di Rapimnas baru lah diadakan perubahan," kata Lawrence.
"Jadi tidak seenaknya saja tanpa ada pertanggungjawaban gagal dalam capres atau cawapres kemudian sesukanya mendukung siapa saja seolah-olah tidak mengerti organisasi. Hal ini yang sangat memprihatinkan," tuturnya.
Berita Terkait
-
PDIP: Bukan Hal Sulit Kalahkan Prabowo untuk Ketiga Kalinya
-
Tak Gentar Golkar dan PAN Merapat ke Prabowo, DPC PDI P Kota Bekasi: Suara Akar Rumput Ikuti Arahan DPP
-
Tegak Lurus dengan DPP, DPD Golkar Bekasi Ingin Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Prabowo Subianto
-
PAN Banten Usung Erick Thohir Dampingi Prabowo Subianto, Syafrudin: Dia Dikenal Masyarakat Banten
-
Framing Negatif Lewat Video Prabowo Lempar Map Kuning, Ketum Ganjarian Diserang di Medsos
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM