Suara.com - Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II menjadi salah satu dapil yang memiliki persaingan ketat karena diisi sejumlah seleb, tokoh, hingga politisi terkenal. Adapun wilayah yang masuk dalam Dapil DKI Jakarta II yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri.
Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilu 2024, alokasi kursi DPR RI untuk dapil DKI Jakarta sebanyak tujuh kursi.
Sebagaimana dilihat Suara.com pada laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), tokoh dalam Kabinet Indonesia Maju yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI ialah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dari PKB.
Kemudian, caleg petahana yang kembali mencalonkan diri ialah Eriko Sotarduga dari PDIP, Masinton Pasaribu dari PDIP, Christina Aryani dari Partai Golkar, dan Hidayat Nur Wahid dari PKS.
Lebih lanjut, dapil DKI Jakarta II juga diisi oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan PDIP, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana dari Partai Gelora, dan mantan Anggota DPR RI 2009-2014 yang maju dari PKN Mirwan Amir.
Selain itu, sejumlah tokoh lain juga meramaikan perebutan tiket menuju Senayan dari dapil DKI Jakarta II seperti penyanyi kondang Oeffonda Mekel alias Once Mekel dari PDIP, akademisi Ade Armando dari PSI, hingga pengacara yang membela Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana yang melibatkan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Ronny Talapessy dari PDIP.
Nama beken lainnya ialah Okky Asokawati dari NasDem, Icuk Sugiarto dari Hanura, Lula Kamal dari PAN, Puput Novel dari PAN, Uya Kuya dari PAN, Liliana Tanoesoedibjo dari Perindo, dan Prabu Revolusi dari Perindo.
Tak hanya itu, mantan Menpora Kabinet Indonesia Besatu 2009-2014 Adhyaksa Dault juga turut meramaikan maju dari PAN.
Kemudian, tercatat sejumlah jajaran politikus ternama, seperti Jubir Partai Ummat Mustofa Nahrawardya, Wakil Ketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi, dan Ketua DPP NasDem Ahmad Effendy Choirie juga maju di dapil DKI Jakarta II.
Baca Juga: Daftar Calon Sementara DPR Dapil Sumsel II: Ada Ketua DPD PDIP, Golkar Sampai Anak Gubernur
Perlu diketahui, dapil DKI Jakarta II meliputi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri memiliki jumlah kursi sebanyak 7 kursi. Sebelumnya, KPU menetapkan 9.919 calon anggota legislatif DPR RI dalam DCS Pemilu 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung