Suara.com - Beberapa anggota keluarga para pejabat publik mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2024. Nama anggota keluarga tersebut diketahui pada Daftar Calon Sementara (DCS) DPR RI untuk Pemilu 2024 di laman resmi KPU.
Siapa saja deretan keluarga pejabat tingkat tinggi yang terjun ke politik untuk nyaleg di Pemilu 2024 tersebut?
Pinka Hapsari adalah anak dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Cucu Megawati Soekarnoputri itu mengajukan diri sebagai caleg pada Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV yang meliputi Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri. Puan pun turut mendaftar sebagai caleg dengan nomor urut 1 di Dapil Jawa Tengah V.
2. Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo merupakan keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Rahayu juga merupakan Wakil ketua Umum Partai Gerindra periode 2020 hingga 2025.
Rahayu mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI melalui Dapil DKI Jakarta III. Rahayu dicalonkan dari Partai Gerindra dengan nomor urut 1.
3. Eno Syafrudien
Eno merupakan menantu dari Wakil Presiden Ma’ruf Amien. Eno mengajukan diri sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil Banten III dengan nomor urut 5.
Baca Juga: Eks Koruptor Jadi Caleg, Bukti Parpol Gagal Kaderisasi dan Kekurangan Orang Berkualitas
4. Jessica Tanoesoedibjo
Jessica adalah anak dari Hary Tanoesoedibjo sekaligus adik dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo. Jessica mengajukan diri sebagai caleg DPR RI Partai Perindo dengan Dapil Nusa Tenggara Timur II.
5. Angela Tanoesoedibjo dan Valencia Tanoesoedibjo
Angela juga maju sebagai caleg DPR RI Partai Perindo di Dapil Jawa Timur I dengan nomor urut 1. Valencia Tanoesoedibjo juga mengajukan diri sebagai caleg dari Dapil DKI Jakarta III.
Selain itu, anak Hary Tanoe lainnya yakni Clarissa Tanoesoedibjo turut mengajukan diri sebagai caleg DPR RI di Dapil Jawa Barat I. berikutnya, Warren Tanoesoedibjo menjadi caleg DPR RI di Dapil Jawa Tengah I.
Hary Tanoesoedibjo beserta sang istri, Liliana mengajukan diri pula sebagai caleg DPR RI. Keduanya mengajukan diri di Dapil Banten III dan DKI Jakarta II.
Tag
Berita Terkait
-
Desak Parpol dan KPU Coret Nama Caleg Eks Napi Koruptor, ICW: Langgar Hak Pemilih!
-
Mesra Bareng Jokowi, PPP Sebut Belum Pernah Ada Obrolan Duetkan Ganjar dan Prabowo di Koalisi
-
Tak Cemas Ditinggalkan Cak Imin, Gerindra: Kami Paling Sayang PKB
-
Meski Masih Percaya Prabowo, PKB Ancam Hengkang dari Koalisi jika Gerindra Ingkari Komitmen
-
Gibran Meleyot Lihat Kemesraan Ganjar dan Prabowo, Warganet: Wis Gabungin Aja
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Periksa Enam Orang Saksi, Polisi Pastikan Reza Arap Ada di TKP saat Kematian Lula Lahfah
-
Alarm PHK Massal, Ribuan Buruh Siap Kepung Istana 28 Januari, Tiga Isu Ini Pemicunya
-
Komisi III DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini 8 Poin Kesimpulan Raker Bersama Kapolri
-
Irjen Umar Fana: Lewat KUHP Baru, Polri Tak Selalu Memenjarakan Pelaku Pidana
-
Praswad Nugraha: Tak Boleh Ada Wilayah Kebal di Pemeriksaan Kasus Kuota Haji