Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengunggah foto deklarasinya sebagai pasangan capres 2024 bersama Anies Baswedan di media sosial pada Minggu (3/9/2023).
Melalui unggahan di akun X resmi @cakimiNOW, ia memohon dukungan publik atas duetnya bersama Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Cak Imin menceritakan tentang latar belakang sejarah tempat deklarasi pasangan Anies-Muhaimin, yakni Hotel Majapahit di Surabaya. Dahulu hotel itu bernama Hotel Yamato yang menjadi saksi bisu peristiwa bersejarah.
"Insiden Hotel Yamato adalah peristiwa perobekan warna biru pada bendera Belanda yang berkibar di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) pada tanggal 19 September 1945 yang didahului oleh gagalnya perundingan antara Soedirman (residen Surabaya) dan Victor Willem Charles Ploegman[1] untuk menurunkan bendera Belanda," tulis Cak Imin.
Cak Imin menyampaikan para pahlawan sudah berhasil menoreh sejarah pendirian republik. Kekinian menjadi tugas para penerus bangsa menggelar karpet kesejahreraan.
"Beliau-beliau para pahlawan berhasil menggelar karpet kemerdekaan, tugas kita menggelar karpet kesejahteraan," kata Cak Imin.
Cak Imin lantas pada akhir ceritanya menyampaikan permohonan doa dan dukungan. Diketahui, Cak Imin turut menyematkan dua foto dan satu video dalam unggahannya.
Pertama, foto bersejarah hitam putih tentang insiden Hotel Yamato, kedua foto Anies bersama Cak Imin di Hotel Yamato usai deklarasi, dan satu video tentang Anies dan Cak Imin yang berbincang di Hotel Yamato
"Mohon doa dan dukungannya. Amin," kata Cak Imin.
Baca Juga: Fantastis! Ini Sumber dan Harta Kekayaan Surya Paloh: Otak di Balik Duet Anies-Cak Imin
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China